Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Indeks Literasi Pelajar NTT di Atas Rata-rata Nasional
Sastra

Indeks Literasi Pelajar NTT di Atas Rata-rata Nasional

By Redaksi30 November 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan seminar literasi oleh LPMP NTT
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Indeks literasi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berada di atas rata-rata nasional yakni sebesar 51,35%. Sedangkan rata-rata indeks literasi
nasional sebesar 48.87%.

Hal itu diungkapkan Kepala kantor Bahasa NTT Valentina Tenate usai membawa materi dalam seminar sehari yang digelar LPMP NTT di Aula Nusantara Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) NTT, Sabtu (30/11/2019) siang.

Menurutnya, tahun 2018 diadakan kajian untuk meneliti tingkat literasi kepada sejumlah sekolah di NTT.

Sekolah Sasaran di NTT yang diambil adalah
SMA Citra Bangsa (Kota Kupang), SMA Seminari St. Rafael (Kota Kupang), SMA Negeri Banat (TTS), SMA Kristen Amanatun Selatan (TTS), SMA Warta Bakti (TTU), SMA Negeri 1 Ende (Ende), Seminari Yohanes Todabelu-Mataloko (Ngada), Seminari St. Pius Kisol (Manggarai Timur) dan SMA St. Thomas Aquinas (SBD).

“Sekolah yang kami ambil adalah sekolah dengan mutu pendidikan bagus di NTT. Juga sekolah unggulan sebagian besar adalah sekolah swasta. Kami mau mengukur sejauh mana tingkat literasi siswa,” jelas Valentina.

Menurutnya, jumlah keseluruhan siswa dari seluruh Provinsi NTT sebesar 6539.

“Dari 34 provinsi diperoleh 3 provinsi paling bawah berdasarkan rata-rata literasi yakni Provinsi Kalimantan Utara, Gorontalo dan Maluku Utara. Sedangkan 3 provinsi paling atas yakni Banten, Riau dan Sumatera Selatan,” beber dia.

Menurutnya, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan melaksanakan kegiatan penyusunan kebijakan teknis untuk mendukung gerakan literasi nasional.

Hal ini dilakukan dengan pemetaan menggunakan alat ukur PISA yang
merupakan standar internasional. Sebab, Indonesia belum mempunyai data yang valid tentang kemampuan literasi siswa.

Tujuan kegiatan itu, jelas Valentina, untuk mengidentifikasi kemampuan literasi pelajar Indonesia usia 15 tahun dan mengidentifikasi kegiatan literasi guru kelas X di Indonesia.

“Fokus utama literasi itu membaca. Yang kami cek adalah kemampuan keseluruhan dari aktivitas literasi di NTT,” tegasnya.

Sementara, Kepala LPMP NTT Muhamad Irfan menjelaskan, kegiatan seminar sehari oleh LPMP adalah wujud penguatan kapasitas kepada sejumlah perwakilan guru yang hadir dari seluruh NTT.

Dalam kesempatan membuka kegiatan seminar yang dimediasi oleh Media Pendidikan Cakrawala NTT itu, Muhamad menyoroti soal keberadaan pengawas sekolah di NTT.

“Ke depan disarankan tidak perlu ada pengawas. Kan tugasnya bisa dilimpahkan kepada kepalan sekolah.Kepala sekolah yang perlu diperkuat,” jelas Muhamad.

Ia menyarankan agar Kepala Dinas Pendidikan NTT harus bisa menerawang apa yang terjadi dua tiga tahun ke depan.

“Pendidikan di NTT harus bisa disesuaikan dengan kondisi geografis dan juga ketersediaan sumber daya alam yang hendak di kelola,” jelas dia.

Sedangkan menurut Ketua Panitia Pelaksana Eddy Sulla kegiatan seminar sehari oleh LPMP NTT adalah salah satu acara yang digelar dalam menyambut hari ulang tahun guru.

Seminar, kata Eddy, difasilitasi oleh media pendidikan Cakrawala NTT sebagai media pendidikan pendamping para guru dan juga pegiat literasi.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang
Previous ArticleForum Anak Harus Jadi Pelopor Hidup Sehat
Next Article 1000 Anak Ikut Festival Literasi di Ende

Related Posts

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Profil Desa Enoraen Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang

24 Februari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.