Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Mengenal ‘Pokemon’, Petinju Muda asal Matim
NTT NEWS

Mengenal ‘Pokemon’, Petinju Muda asal Matim

By Redaksi22 Desember 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sarwan, dengan nama ring Pokemon petinju muda berbakat asal Kota Komba, Manggarai Timur, NTT
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Banyak atlet muda berbakat asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka tentu saja punya cerita unik di balik ketekunannya hingga meraih prestasi dalam bidang olahraga, yang luput dari pemberitaan media massa.

Salah satunya Pokemon, petinju muda asal Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi NTT.

Pada Sabtu, 21 Desember 2019 lalu, pemilik nama lengkap Laurensius Sarwandi Rivaldo Syukur itu berlaga dalam Kejuaraan Tinju Asean Youth di China.

Meski baru sejak Agustus tahun 2016 memilih cabang olahraga tinju, pria usia 21 tahun asal Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba itu, sudah berulang kali naik ring untuk ‘adu jotos’ dan mendapat hasil memuaskan.

“Pertandingan saya yang  pertama di Bali turun pada  partai tambahan Kejurnas, lalu kedua  pertandingan di Bali saat acara ulang tahun Kota Tabanan,” ujar pria dengan julukan ‘Ring Pokemon’ itu kepada VoxNtt.com, Minggu (22/12/2019) malam.

Ia menambahkan, pertandingan ke tiga di Lombok yakni partai tambahan Kejurnas dan pertandingan keempat di Jakarta pada  event Indonesia Pride 1.

Selanjutnya, pertandingan kelima di China pada kejuaraan WBC Asia Youth.

Anak ketiga dari pasangan Kornelius Syukur
dan Maria F. Djena itu mengaku sejak tamat SMA Agustus 2016, ia memilih bergabung dan berlatih di Angel Boxing Camp Bali.

“Kalau mau jujur saja saya lebih suka dengan olahraga beladiri. Saya suka tinju karena sejak kecil sering diajak nonton tinju oleh bapak saya,” jelas pria yang kerap disapa Sarwan itu.

Pokemon saat timbang berat badan pada event Asean Youth di China, Sabtu (21/12/2019)

Sarwan juga mengaku, ia memilih ikut dalam ajang tinju karena memiliki kemauan dari diri dalam diri. Sebab, ia bercita-cita ingin menjadi petinju.

Hingga kini, Sarwan sudah lima kali naik ring, dengan raihan 4 di antaranya menang dan sekali kalah.

“Tiga kali saya menang KO dan 1 kali menang angka. Kemarin di China saya kalah,” ungkap Sarwan.

Ivan Calderon, Manny Pacquiao dan  Gervonta Davis, kata pria tamatan SMK Sadar Wisata Ruteng itu, adalah atlet tinju favoritnya.

Setiap bertinju di ring atau dalam kejuaraan apapun ia juga mengaku selalu mengandalkan Tuhan.

Menurutnya, karena kuasa Tuhan ia bisa mengembangkan bakat dan memiliki karir yang cukup baik di ring tinju.

Pokemon saat tampil pada event Asean Youth di China, Sabtu (21/12/2019)

“Saat engkau bersama Tuhan tidak ada satupun yang bisa menghentikanmu,” katanya.

Ke depan, dia berharap agar potensinya bisa di-manage dengan baik, sehingga bisa diorbitkan menjadi juara dunia.

Ia juga berharap agar semua atlet-atlet tinju profesional dan berbakat asal NTT bisa diberi akses yang baik untuk mendapat promotor. Hal itu agar mereka dilatih dan diurus dengan baik.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang Matim
Previous ArticleKedatangan Kapolri di NTT Dinilai Tidak Urgen
Next Article Ke Labuan Bajo, Jangan Lupa Nikmati Lezatnya Ayam Bakar di Restoran Primarasa

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.