Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jelang Pergantian Tahun, Rumah Petrus Bere Ludes Dilahap Api
NTT NEWS

Jelang Pergantian Tahun, Rumah Petrus Bere Ludes Dilahap Api

By Redaksi31 Desember 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah Petrus Bere (56) setelah dilahap api (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Beberapa saat menjelang perayaan pergantian tahun, Selasa (31/12/2019), rumah Petrus Bere (56) warga Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu ludes dilahap api.

Kejadian naas ini dibenarkan Kapolsek Tasifeto Barat, Iptu Syamsul Bahri ketika dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp-nya.

Ia mengungkapkan, kesaksian saksi mata Natalia Buik yang adalah istri Petrus Bere di balik insiden kebakaran tersebut.

Menurut istrinya itu, peristiwa kebakaran rumah mereka bermula saat Petrus melakukan tap minyak (memindahkan minyak dari jeriken ke botol) menggunakan lilin).

Ketika Petrus sementara tap, nyala api menyambar jeriken yang berisi minyak tersebut.

Karena panik, Petrus membuang jeriken ke dalam rumah. Akibatnya, api menyambar bensin dan solar yang tersimpan di dalam rumah. Kebakaran kemudian semakin meluas dan melahap bangunan rumah beserta isinya.

Akibat kebakaran tersebut, Petrus mengalami kerugian berupa rumah dan seluruh perlengkapannya, sebuah unit motor jenis Yamaha Mio dan uang tunai senilai 50 juta rupiah.

“Dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih dari 100 juta,” jelas Iptu Syamsul.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Ardy Abba

Belu
Previous ArticleMalam Tahun Baru, Kapolres Mabar Imbau Masyarakat Tetap Menjaga Kamtibmas
Next Article 66 Anggota Polres TTU Naik Pangkat

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.