Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Puisi: Desember, Hujan Penuh Dusta
Sastra

Puisi: Desember, Hujan Penuh Dusta

By Redaksi3 Januari 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Desember: Hujan Penuh Dusta

*) Puisi-puisi Ningsih Ye

Malam minggu
banyak jadi kelabu
layu
mati seperti tanamanku

Ternyata,
Desember ini malu-malu
baru jatuh semenit yang lalu
ia sudah kabur, berlalu

Ingin kuramu kopi pahitmu
Ingin kulukis seraut wajah kaku
sayangnya, jemariku rasa keluh kaku

(Ningsih Ye, Desember 2019)

Gadis Tanpa Alas Kaki

Berjalan melawan pijakan
kerikil berduri yang tengah gosong
dibakar terik
Siapa peduli

Gadis tanpa alas kaki
Mengukir tapak dibalik gedung
pencakar langit
sambil menorehkan kisah dahaga
kemana akan pergi

Gadis tanpa alas kaki
Menapaki sudut-sudut kota
dengan riasan kumal berdebu
Kemana akan pergi

Kutemui kau
Gadis tanpa alas kaki
berserakan dekat tong sampah
kota kami
aku bertanya:
Siapa pemilikmu?

(Gere, 17 Juni 2019)

Sahabat Segelas Kopi

Di sini, pada segelas kopi
kita bersajak di setiap seruputnya
meski pahit melekat

Pekatnya rasa
selalu hadir penuhi kopi
lukiskan liarnya angan kita
tentang cinta dan sahabat

Ampas jadi puisi paling dikenang
buat ku suguhkan
pada kalian
sahabat segelas kopiku

(Meja belajar, 17 Juni 2019)

*Ningsih Ye adalah nama pena dari penyair. Penyair adalah mahasiswi awam STFK Ledalero-Maumere semester 4 yang aktif dalam kegiatan akademik dan non-akademik. Penyair merupakan anggota Teater Pilar STFK Ledalero, menyukai puisi, pantai dan petualangan.

Ningsi Ye Ningsih Y
Previous ArticlePeduli Warga Perbatasan, Satgas Yonif 132/BS Gelar Aksi Sosial
Next Article Puisi: Hadiah Pesta Akhir Tahun

Related Posts

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.