Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»17 Sapi Mati, Ini Gebrakan Kades T’Eba TTU Atasi Kesulitan Pakan Ternak
VOX DESA

17 Sapi Mati, Ini Gebrakan Kades T’Eba TTU Atasi Kesulitan Pakan Ternak

By Redaksi25 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Desa T'Eba di bawah pimpinan Kades Agustinus Amteme sementara menanam benih lamtoro di lereng bukit Tume, Sabtu, 25 Januari 2020 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- 17 ternak sapi milik warga Desa T’Eba, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mati secara mendadak pada Desember 2019 lalu.

Kuat dugaan matinya 17 sapi milik warga Desa T’Eba tersebut akibat malnutrisi.

Itu lantaran sapi-sapi tersebut tidak mendapatkan pasokan pakan yang cukup.

Mengatasi kondisi tersebut, Kepala Desa T’Eba Agustinus Amteme yang baru dilantik tanggal 10 Desember 2019 itu membuat gebrakan.

Bersama-sama dengan aparat desa dan warga setempat, Kades Agustinus menanam lamtoro untuk kemudian dijadikan pakan ternak di lereng bukit Tume, Sabtu (25/01/2020).

Informasi dihimpun VoxNtt.com di lokasi kegiatan, pakan ternak yang ditanam oleh kades Agustinus dan warganya di lahan seluas 4 hektare.

Kepala Desa T’Eba Agustinus Amteme kepada wartawan menuturkan, benih lamtoro yang ditanam di lokasi bukit Tume sebanyak 40 kg.

Benih tersebut dibeli oleh Kades Agustinus dengan menggunakan dana pribadinya.

“Kemarin saya beli benih lamtoro kerambah ini dari Desa Lapeom sebanyak 40 kg dan kerja sama dengan seluruh aparat, dan LKMD serta masyarakat hari ini kita sama-sama lakukan penghijauan,” tuturnya Kades

Agustinus menuturkan, penanaman lamtoro ini merupakan bentuk nyata dari visi dan misi yang disampaikannya dalam pemilihan kepala desa beberapa waktu lalu.

Selain untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak, jelasnya, penanaman pohon lamtoro ini juga untuk mencegah terjadinya erosi yang sering terjadi di kawasan bukit Tume.

Ia pun mengimbau tanaman yang sudah ditanam dapat dirawat dan dijaga dengan baik, sehingga tidak rusak.

“Siapa yang bakar, siapa yang lepas sapi di atas bukit yang sudah ditanam ini kalau ketahuan akan kita proses secara tegas,” tegasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Desa T'Eba TTU
Previous ArticlePolisi Arsy Gandeng Siswa SMA Perbaik Jalan Rusak
Next Article Pius Rengka: Menulis Itu Menunjukkan Identitas Diri

Related Posts

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026

Profil Desa Enoraen Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang

24 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.