Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Desa Niranusa Mulai Kembangkan Wisata Mangrove
VOX DESA

Desa Niranusa Mulai Kembangkan Wisata Mangrove

By Redaksi1 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pemerintah Desa Niranusa mulai kembangkan wisata hutan mangrove di pantai utara Ende (Foto: dok. desa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pemerintah Desa Niranusa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, NTT mulai mengandalkan obyek wisata sebagai pendapatan desa.

Obyek wisata yang saat ini sedang dikembangkan ialah hutan mangrove di pantai Laut Flores, wilayah utara Kabupaten Ende.

Sekretaris Desa Niranusa, Muharif Dhiga menuturkan konsep membangun destinasi wisata mangrove mulai digagas pada tahun 2017.

Obyek wisata tersebut kini masih dikembangkan (Foto: dok. desa)

Konsep itu kemudian dibantu jasa teknik arsitek Universitas Flores yang baru direalisasikan secara bertahap pada tahun 2018 dan tahun 2019.

Sehingga pada tahun ini, obyek wisata hutan mangrove dapat dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Niranusa.

“Pengalokasian dana desa yang dengan jumlah yang terbatas sehingga kami harus buat konsep pembangunan secara bertahap sesuai kondisi keuangan dana desa,” kata Muharif, Jumat (31/01/2020) pagi.

Ia memberi alasan mengapa desa mulai berkonsentrasi mengelola obyek wisata tersebut. Menurutnya, ada spot menarik yang bisa dimanfaatkan wisatawan.

Kawasan tersebut menarik perhatian karena panorama laut yang indah (Foto: dok. desa)

Misalnya, panorama pantai, hutan mangrove, serta keadaan air laut yang jernih dan menjanjikan untuk dijadikan tempat pemandian.

“Lalu kita menambahkan dengan jembatan bambu ke laut. Wisatawan juga nanti disiapkan fasilitas khusus untuk bersenang-senang di sini,” katanya.

Muharif menerangkan bahwa pemerintah desa akan menyiapkan fasilitas pendukung seperti perahu bebek dayung, kamera drone hingga lampu lampion.

Kemudian, fasilitas lain yang akan disiapkan adalah usaha kuliner pangan lokal, alat mancing karena potensi ikan batu sangat menjanjikan di sana.

Pemdes nanti akan menyiapkan fasilitas khusus untuk wisatawan (Foto: dok. desa)

“Kami juga berencana akan membangun Bank Sampah untuk mengantisipasi dampak sampah dari aktivitas wisata ke depannya,” imbuhnya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Desa Niranusa Ende
Previous ArticlePemerintah Tutup Mata, SMPN 2 Kuwus Ambil Alih Perbaiki Jalan
Next Article Soal Sampah di Pasar Borong, Camat Geram

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.