Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemerintah Tutup Mata, SMPN 2 Kuwus Ambil Alih Perbaiki Jalan
Regional NTT

Pemerintah Tutup Mata, SMPN 2 Kuwus Ambil Alih Perbaiki Jalan

By Redaksi1 Februari 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
SMPN 2 Kuwus sedang membersihkan ruas jalan Ruteng-Terang-Bajo tepatnya di Lambur, Desa Pangga, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat (Mabar), Sabtu (01/02/2020)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kuwus menggelar bakti sosial dengan membersihkan sisa-sisa tanah longsor yang menutup setengah badan jalan di ruas jalan Ruteng-Terang-Bajo, tepatnya di Lambur, Desa Pangga, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat (Mabar), Sabtu (01/02/2020).

Bakti sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi jalan tersebut.

“Jadi kami sudah sepakat dengan guru-guru untuk membersihkan sisa-sisa tanah longsor yang menutup setengah badan jalan di Lambur,” ungkap Kepala SMPN 2 Kuwus, Valentinus Mada.

Selama ini kata Valentinus, banyak kendaraan yang tersendat lama di jalan tersebut karena dipenuhi tanah.

“Memang beberapa bulan lalu ada longsor, tapi mereka bersihkan hanya separuh saja. Sehingga mobil yang bisa melaju hanya 1 mobil saja. Karena sebagian jalan ditutupi tanah,” katanya.

Karena rasa peduli kata Valentinus, sekolahnya memutuskan untuk mengambil alih untuk membersihkan sisa-sisa tanah longsor tersebut.

“Selama ini kami hanya nonton saja. Kami pikir pemerintah turun tangan. Tapi nyatanya tidak juga dibersihkan. Apalagi panjang jalan yang ditutupi tanah sepanjang 10 meter;” tambahnya

Dia berharap agar ke depan pemerintah dapat memperhatikan jalan tersebut jika terjadi longsor lagi.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleSampah Tumpuk Akibat Banjir, Aparat Keamanan di Ende Gelar Bersih-bersih
Next Article Desa Niranusa Mulai Kembangkan Wisata Mangrove

Related Posts

Serap Aspirasi Warga Papagarang, Hasanudin Minta Pemerintah Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

13 Agustus 2026

Pramuka Manggarai Barat Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

13 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026
Terkini

Serap Aspirasi Warga Papagarang, Hasanudin Minta Pemerintah Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

13 Agustus 2026

Pramuka Manggarai Barat Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

13 Agustus 2026

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.