Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Bangun Rumah Layak Huni, Pemdes Saenam TTU Alokasi 300 Juta
VOX DESA

Bangun Rumah Layak Huni, Pemdes Saenam TTU Alokasi 300 Juta

By Redaksi11 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Desa Saenam Kecamatan Miomafo Barat Yohanes Fobia saat ditemui wartawan di kediamannya beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pemerintah Desa Saenam, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada tahun 2020 ini akan mengalokasikan anggaran senilai Rp 330 juta untuk pembangunan 10 rumah layak huni.

Masing-masing rumah permanen yang dibangun berukuran 6 x 7 meter mendapatkan alokasi anggaran senilai Rp 33 juta.

“Tahun 2019 itu kita sudah bangun 6 unit rumah layak huni, tahun ini tambah lagi 10 unit dengan masing-masing unit itu anggarannya Rp 33 juta,” jelas Kepala Desa Saenam Yohanes Fobia saat ditemui wartawan di kediamannya beberapa waktu lalu.

Yohanes menuturkan, pada tahun 2020 ini juga pihaknya akan membangun 10 unit MCK dengan menggunakan dana desa.

Untuk masing-masing MCK berukuran 1,5×2 meter, alokasikan anggarannya senilai Rp 6 juta.

Selain itu ada pula pengalokasian anggaran senilai Rp 28 juta untuk lampu jalan.

“Juga tahun ini kita ada pengadaan fiber untuk tempat penampungan air bersih,” ujarnya.

Kemudian ada juga anggaran untuk pengadaan apel.

Yohanes menuturkan, sejak dahulu wilayah Miomafo Barat terkenal sebagai daerah penghasil buah apel. Namun saat ini tanaman apel tidak lagi ada di wilayah tersebut.

Sehingga untuk tahun 2020 ini, kata dia, Pemdes akan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan sebanyak 2000 anakan apel.

Selain itu, jelasnya, saat ini juga debit air sering kurang saat musim kemarau. Sehingga Pemdes Saenam akan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan anakan pohon sengon.

“Juga tahun ini kita ada pengadaan pupuk hayati sebanyak 2000 bungkus, ini program semua kita genjot agar meningkatkan taraf hidup masyarakat dan juga investasi jangka panjang melalui anakan pohon yang ditanam tahun ini,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Desa Saenam TTU
Previous ArticleBupati TTU Pastikan Tidak Lantik 3 Cakades Terpilih
Next Article Pemda Manggarai Bersama TNI dan Polri Tanda Tangan NHPP Pilkada 2020

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.