Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, S.Pt saat diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
alterntif text

Kefamenanu, Vox NTT-Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Raymundus Sau Fernandes memastikan tidak akan melantik 3 calon kepala desa yang terpilih pada Pilkades serentak bulan September 2019 lalu.

Ketiga Cakades tersebut masing-masing atas nama Yohanes Desales Laki yang terpilih dalam Pilkades Sekon kecamatan Insana, Albertus Metboki Cakades terpilih Nifunenas Kecamatan Insana Barat dan Mikhael Abi Cakades terpilih Oenenu Selatan Kecamatan Bikomi Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Raymundus saat diwawancarai wartawan di rumah jabatannya, Senin (10/02/2020).

Bupati TTU dua periode itu menyatakan, dirinya tidak melantik Cakades terpilih Sekon dan Oenenu Selatan lantaran keduanya terindikasi kuat memalsukan dokumen pribadi yang digunakan saat pendaftaran.

Sementara untuk Cakades Nifunenas yang berstatus incumbent, jelasnya, tidak dilantik lantaran hingga saat ini masih terdapat banyak hal yang belum dapat dipertanggungjawabkan selama menjabat sebagai Kades.

Salah satunya berkaitan dengan dana desa senilai Rp 100 juta lebih yang dikatakan “hilang”

“Kalau Oenenu Selatan dan Sekon itu sama yakni manipulasi data kalau Nifunenas itu banyak soal termasuk uang yang hilang itu,” tutur Ketua DPW NasDem NTT itu.

Bupati Ray menambahkan, dalam waktu dekat akan ditunjuk penjabat sementara untuk 3 desa tersebut.

Penjabat desa tersebut, kata dia, nantinya akan bertugas untuk menjalankan roda pemerintahan di desa dan juga untuk mempersiapkan 3 desa tersebut guna kembali menggelar pemilihan kepala desa tahun 2021 mendatang.

“Kita akan menunjuk Penjabat, nanti 2021 baru ikut lagi Pilkades,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba