Kepala Desa Saenam Kecamatan Miomafo Barat Yohanes Fobia saat ditemui wartawan di kediamannya beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
alterntif text

Kefamenanu, Vox NTT-Pemerintah Desa Saenam, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada tahun 2020 ini akan mengalokasikan anggaran senilai Rp 330 juta untuk pembangunan 10 rumah layak huni.

Masing-masing rumah permanen yang dibangun berukuran 6 x 7 meter mendapatkan alokasi anggaran senilai Rp 33 juta.

“Tahun 2019 itu kita sudah bangun 6 unit rumah layak huni, tahun ini tambah lagi 10 unit dengan masing-masing unit itu anggarannya Rp 33 juta,” jelas Kepala Desa Saenam Yohanes Fobia saat ditemui wartawan di kediamannya beberapa waktu lalu.

Yohanes menuturkan, pada tahun 2020 ini juga pihaknya akan membangun 10 unit MCK dengan menggunakan dana desa.

Untuk masing-masing MCK berukuran 1,5×2 meter, alokasikan anggarannya senilai Rp 6 juta.

Selain itu ada pula pengalokasian anggaran senilai Rp 28 juta untuk lampu jalan.

“Juga tahun ini kita ada pengadaan fiber untuk tempat penampungan air bersih,” ujarnya.

Kemudian ada juga anggaran untuk pengadaan apel.

Yohanes menuturkan, sejak dahulu wilayah Miomafo Barat terkenal sebagai daerah penghasil buah apel. Namun saat ini tanaman apel tidak lagi ada di wilayah tersebut.

Sehingga untuk tahun 2020 ini, kata dia, Pemdes akan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan sebanyak 2000 anakan apel.

Selain itu, jelasnya, saat ini juga debit air sering kurang saat musim kemarau. Sehingga Pemdes Saenam akan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan anakan pohon sengon.

“Juga tahun ini kita ada pengadaan pupuk hayati sebanyak 2000 bungkus, ini program semua kita genjot agar meningkatkan taraf hidup masyarakat dan juga investasi jangka panjang melalui anakan pohon yang ditanam tahun ini,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba