Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi
HUKUM DAN KEAMANAN

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

By Redaksi4 Juni 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Konferensi pers yang digelar di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, Rabu, 3 Juni 2026 (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNTT.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat berhasil memulihkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2.094.098.671 dari dua perkara tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, Yoanes Kardinto, mengatakan dana tersebut berasal dari perkara korupsi pembangunan Jalan Golowelu–Orong dan pembangunan Irigasi Weikaca.

“Uang sebesar itu merupakan pemulihan kerugian keuangan negara dari dua perkara tindak pidana korupsi yang telah inkrah. Setelah proses ini selesai, uang tersebut akan kami serahkan melalui Bank BNI untuk dikembalikan ke kas negara,” ujarnya dalam konferensi pers di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, Rabu, 3 Juni 2026.

Kardinto menjelaskan, perkara pertama adalah korupsi pembangunan Jalan Golowelu–Orong Tahun Anggaran 2021-2022 dengan total kerugian negara sebesar Rp1.838.973.271. Menurut dia, seluruh kerugian negara dalam perkara tersebut telah berhasil dipulihkan.

Para terpidana dalam kasus itu adalah Siprianus Barut selaku Direktur PT Putri Karisma Mandiri, Joseph Jemadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pangkriasius, Fransiskus, serta Antonius Okan selaku Direktur PT Sumba I Grup.

Adapun perkara kedua adalah korupsi pembangunan Irigasi Weikaca Tahun Anggaran 2021 dengan total kerugian negara sebesar Rp388.652.216. Dari jumlah tersebut, Kejari Manggarai Barat telah berhasil memulihkan Rp255.125.400.

Para terpidana dalam perkara itu yakni Stephanus Edigiusukur selaku PPK Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Irwan Ardana selaku pengawas dari PT Gripa Mitra Konsultan, serta Fidelis Suhari selaku penyedia dari PT Juta Teknik Mandiri.

Meski telah memulihkan sebagian besar kerugian negara dari kedua perkara tersebut, Kejari Manggarai Barat masih berupaya mengejar sisa kerugian yang belum dikembalikan oleh para terpidana.

“Kami masih melakukan asset tracing terhadap terpidana yang belum mengembalikan seluruh kerugian negara. Harta benda yang ditemukan nantinya akan disita, dilelang, dan hasilnya diserahkan kembali kepada negara,” ujarnya.

Kardinto mengatakan sebagian dana yang berhasil dipulihkan berasal dari penyitaan aset selama proses penyidikan, termasuk kendaraan milik terpidana yang kemudian dilelang.

Ia menambahkan, pengembalian kerugian negara oleh para terpidana selama proses persidangan menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan majelis hakim dalam menjatuhkan putusan.

“Memang faktanya mereka mendapatkan keringanan karena telah mengembalikan kerugian keuangan negara,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome

Kejari Mabar Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleJenazah Dua WNA Austria yang Jatuh di Cunca Wulang Diterbangkan ke Bali
Next Article Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.