Labuan Bajo, VoxNTT.com- Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT pada Rabu, 3 Juni 2026.
Dalam kunjungannya, Menteri Transmigrasi hadir bersama Duta Besar Rakyat Tiongkok didampingi oleh Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng dan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah (Nakertranskop-UKM) Manggarai Barat, Fatinci Reynilda.
Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, Menteri Transmigrasi melakukan kunjungan singkat ke SDI Nanganae. Adapun agenda difokuskan untuk melihat hasil pembangunan sanitasi toilet Tahun Anggaran 2025 serta memberikan perhatian kepada pendidikan masyarakat di kawasan transmigrasi. Selain itu, Menteri Transmigrasi juga meninjau titik kawasan HPL.
Kepala Dinas Nakertranskop-UKM) Manggarai Barat, Fatinci Reynilda, menyebut, kehadiran Menteri Transmigrasi dan Duta Besar Rakyat Tiongkok di Kabupaten Manggarai Barat meninjau pembangunan fisik Toilet di SDI Nanganae yang telah di bangun oleh Kementerian Transmigrasi tahun anggaran 2025.
Menteri Transmigrasi juga kata dia, melakukan kunjungan serta meninjau langsung lokasi HPL.
“Kunjungan ini menunjukkan keseriusan bapak Menteri untuk meningkatkan sektor pendidikan dan sarana prasarana pendukung pendidikan di Kawasan Transmigrasi,” kata Reynilda saat dihubungi VoxNtt.com.
Kehadiran Menteri Transmigrasi kata dia, sangat membantu para guru dan siswa sehingga proses KBM berjalan lebih baik aman dan nyaman.
“Dampak lainnya semakin banyak anak di daerah transmigrasi yang bersekolah secara layak sehingga mampu membangun daerah transmigrasi menjadi daerah yang maju, ekonomi masyarakat meningkat dan sejahtera,” ujarnya.
Dia berharap, semoga dengan kehadiran Menteri Transmigrasi dan duta besar rakyat Tiongkok bisa mewujudkan adanya sekolah khusus bahasa Mandarin di Manggarai Barat.
“Sehingga anak-anak bisa berbahasa mandarin yang berdampak pada kemajuan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat di lokasi transmigrasi khususnya dan NTT umumnya,” harapnya.
Dia menambahkan, esok Menteri Transmigrasi akan melakukan pembagian bantuan sosial berupa Sembako dengan rincian beras 10kg, minyak goreng 1 liter dan gula pasir 1 kg untuk 200 kepala keluarga.
“Esok Kamis, 4 Juni Menteri Transmigrasi akan memberikan bantuan sosial. Data penerima bantuan akan diambil dari lokasi translok yang masuk dalam Data Tunggal dan Ekonomi Sosial Nasional (DTSEN) desil 1 sampai dengan desil 4,” pungkasnya.
Penulis: Sello Jome

