Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Bupati TTU Pastikan Tidak Lantik 3 Cakades Terpilih
VOX DESA

Bupati TTU Pastikan Tidak Lantik 3 Cakades Terpilih

By Redaksi11 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati TTU Raymundus Sau Fernandes, S.Pt saat diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Raymundus Sau Fernandes memastikan tidak akan melantik 3 calon kepala desa yang terpilih pada Pilkades serentak bulan September 2019 lalu.

Ketiga Cakades tersebut masing-masing atas nama Yohanes Desales Laki yang terpilih dalam Pilkades Sekon kecamatan Insana, Albertus Metboki Cakades terpilih Nifunenas Kecamatan Insana Barat dan Mikhael Abi Cakades terpilih Oenenu Selatan Kecamatan Bikomi Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Raymundus saat diwawancarai wartawan di rumah jabatannya, Senin (10/02/2020).

Bupati TTU dua periode itu menyatakan, dirinya tidak melantik Cakades terpilih Sekon dan Oenenu Selatan lantaran keduanya terindikasi kuat memalsukan dokumen pribadi yang digunakan saat pendaftaran.

Sementara untuk Cakades Nifunenas yang berstatus incumbent, jelasnya, tidak dilantik lantaran hingga saat ini masih terdapat banyak hal yang belum dapat dipertanggungjawabkan selama menjabat sebagai Kades.

Salah satunya berkaitan dengan dana desa senilai Rp 100 juta lebih yang dikatakan “hilang”

“Kalau Oenenu Selatan dan Sekon itu sama yakni manipulasi data kalau Nifunenas itu banyak soal termasuk uang yang hilang itu,” tutur Ketua DPW NasDem NTT itu.

Bupati Ray menambahkan, dalam waktu dekat akan ditunjuk penjabat sementara untuk 3 desa tersebut.

Penjabat desa tersebut, kata dia, nantinya akan bertugas untuk menjalankan roda pemerintahan di desa dan juga untuk mempersiapkan 3 desa tersebut guna kembali menggelar pemilihan kepala desa tahun 2021 mendatang.

“Kita akan menunjuk Penjabat, nanti 2021 baru ikut lagi Pilkades,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Raymundus Sau Fernandes TTU
Previous ArticleDinas P3A TTU Gelar Pertemuan Lintas Sektor Bahas Masalah Perlindungan Anak
Next Article Bangun Rumah Layak Huni, Pemdes Saenam TTU Alokasi 300 Juta

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.