Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Masyarakat Sebut SPBU Gorontalo Berdampak Buruk pada Lingkungan
Regional NTT

Masyarakat Sebut SPBU Gorontalo Berdampak Buruk pada Lingkungan

By Redaksi19 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
SPBU Gorontalo (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Masyarakat Gorontalo, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menyebut keberadaan SPBU di daerah itu berdampak buruk pada lingkungan.

“SPBU ini ada di lokasi gang yang jalan masuk yang sangat sempit dan kecil. Tentu akan terganggu dengan aktivitas, ada keributan keluar masuk kendaraan,” ungkap salah satu masyarakat Gorontalo Andre Da Gomes kepada VoxNtt.com, Selasa (18/02/2020).

Andre yang juga merupakan pemilik hotel La Bele yang berhadapan langsung dengan SPBU tersebut menyampaikan bahwa keberadaan SPBU akan sangat menganggu aktivitas masyarakat sekitar.

“Keberadaan SPBU juga berpengaruh terhadap daya minat wisatawan untuk menginap di hotel ini. Aroma BBM, ribut kendaraan berdampak juga pada minat wisatawan yang menginap di hotel ini,” ujarnya.

SPBU Gorontalo ini juga kata Andre, tidak memiliki saluran pembuangan limbah hingga ketika musim hujan tiba kerap terjadi genangan air yang menimbulkan banjir.

Ruben Samuel, salah satu warga Gorontalo mengeluhkan hal yang sama.

“Keberadaan SPBU Gorontalo tersebut mencemaskan warga sekitar. SPBU ini kan tidak ada jalur evakuasi, karena memang lokasinya sempit. Jika terjadi kebakaran tentu sangat membahayajan kita yang berada disekitar sini,” ungkap Ruben.

Masyarakat juga kata dia, keberatan dengan jalan menuju SPBU. Jalan menuju kuburan umum itu merupakan hasil swadaya masyarakat.

Ruben menjelaskan sebelumnya pada Agustus 2019 lalu, sempat terjadi demonstrasi penolakan terhadap penggunaan jalan menuju SPBU tersebut.

“Masyarakat demo karena keberadaan SPBU membuat masyarakat merasa terganggu,” jelasnya

Ruben menjelaskan pada 7 September 2019 lalu masyarakat pernah menyampaikan surat keberatan dan penolakan atas keberadaan SPBU kepada Bupati Mabar Agustinus Ch Dula.

Namun hingga saat ini kata dia, pihak pemerintah belum memberikan tanggapan terkait penolakan yang dilakukan masyarakat.

“Saya berharap pemerintah secepatnya mengambil tindakan agar tidak terjadi risiko lain yang justru menganggu kenyamanan masyarakat setempat,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat SPBU Gorontalo
Previous ArticleRekomendasi DPRD Matim Soal Jalan Buruk Tidak Dijalankan Pemerintah
Next Article Terkait Jalan Lapen yang Dikerjakan Pemilik Mario Hotel, Begini Respon PPK

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.