Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Antisipasi Penularan Virus Corona, Pemprov NTT Tutup Wilayah Perbatasan
NTT NEWS

Antisipasi Penularan Virus Corona, Pemprov NTT Tutup Wilayah Perbatasan

By Redaksi16 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi. (Foto: kompas.com).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menutup pintu-pintu masuk ke Provinsi itu, khususnya di wilayah perbatasan.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, akan menutup pintu-pintu masuk di wilayah perbatasan selama dua bulan ke depan.

“Seluruh pintu-pintu masuk, baik itu di Labuan Bajo, Sumba Barat Daya, dan pintu masuk darat di perbatasan RI-Timor Leste,” ungkap Gubernur Viktor saat menggelar rapat bersama sejumlah instansi terkait di Aula Fernandez lantai 4 Kantor Gubernur NTT, Senin (16/03/2020).

Menurutnya, prinsip dasarnya adalah selama dua bulan ke depan akan menutup untuk mengantisipasi virus corona tersebut.

Baca Juga: Cegah Covid-19, Gubernur NTT Minta Masyarakat Isolasi Diri

“Untuk dua bulan ini kita perlu mengaantisipasi. Menahan dulu. Menahan untuk tidak masuk, daripada kita masuk di dalam isu besar itu. Dari pada penularan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kita pikir baik-baik,” tegasnya.

Dengan menutup selama dua bulan ke depan ini kata dia, untuk membatasi keluar masuknya orang di wilayah perbatasan.

“Kita harus membatasi sungguh-sungguh orang keluar masuknya di wilayah perbatasan. Untuk barang-barang kita tidak membatasi,” pungkasnya.

Untuk dua bulan ke depan itu tegas dia, terhitung sejak bulan April dan Mei. “Estimasi kita dua bulan. April sampai Mei, agar bisa nenahan diri,” tuturnya.

Ia bahkan menegaskan, jika ada orang yang datang dari Jakarta harus langsung diisolasi dini.

“Karena itu, saya minta seluruh ASN yang pergi ke Jakarta, begitu dia balik jangan langsung ke kantor. Dia di rumah selama dua Minggu sambil melihat perkembangannya,” ungkap Viktor.

Untuk Provinsi NTT tegas Viktor, informasi terkait virus corona harus datang dari dinas kesehatan.

“Seluruh masyarakat tidak boleh mengeluarkan informasi apapun. Jika ada yang keluar masuk rumah sakit, ada yang begini begitu, ini yang bermasalah. Untuk sementara kalau ada dugaan disampaikan kepada Kadis kesehatan. Biar tidak menakutkan semua orang,” tegas Laiskodat.

Penulis: Tarsi Salmon

Editor: Boni J

Kota Kupang Viktor Bungtilu Laiskodat Virus Corona
Previous ArticleCegah Covid-19, Gubernur NTT Minta Masyarakat Isolasi Diri
Next Article TMMD ke-107 Resmi Dibuka, Warga Desa Nian TTU Segera Miliki Kapela Megah

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.