Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pemkab Mabar: Tidak Ada Anggaran untuk Wartawan dalam Penanganan Covid-19
KESEHATAN

Pemkab Mabar: Tidak Ada Anggaran untuk Wartawan dalam Penanganan Covid-19

By Redaksi6 April 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar) melalui Bidang Gugus Tugas Administrasi dan Kesekretariatan mengaku, tidak menyiapkan anggaran khusus untuk para awak media yang meliput penanganan Covid-19.

“Untuk publikasi kami langsung di Kominfo. Jadi tidak ada anggaran khusus untuk wartawan,” ungkap Kepala Bidang Gugus Tugas Administrasi dan Kesekretariatan Mabar, Dominikus Hawan saat ditemui VoxNtt.com di Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mabar, Senin (06/04/2020)

Dominikus mengatakan, untuk Alat Pelindung Diri (APD) bagi wartawan saat meliput, tim Posko Covid-19 juga mengalami kesulitan. Itu terutama untuk mendapatkan APD berupa masker.

“Justru baru-baru ini kami dapat bantuan masker dari Perhimpunan Wartawan Manggarai Barat (PWMB) juga,” lanjutnya.

Kendati demikian, Dominikus pernah menginginkan untuk merangkul para awak media di Mabar dalam hal mengkampanyekan bahaya Covid-19.

“Nah, supaya kampanye bahaya Covid-19 ini mencakup luar. Saya maunya begitu kemarin,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat Virus Corona
Previous ArticleBawaslu Manggarai Ajak Kaum Muda Ikut SKPP
Next Article Warga Kampung Ledang Gelar Ritual Adat Tolak Virus Corona

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Kasus ODGJ di Manggarai Barat Naik Jadi 745 Orang, Dinkes Catat 35 Kasus Pemasungan

1 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.