Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Jaga Stok Makanan, Warga Tidak Boleh Boros Saat Pandemi Covid-19
KOMUNITAS

Jaga Stok Makanan, Warga Tidak Boleh Boros Saat Pandemi Covid-19

By Redaksi30 April 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah warga di beberapa komunitas adat di Ende mendapatkan masker dari AMAN (Foto : Copy Right)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) mengingatkan warga untuk menjaga stok pangan di tengah merebaknya wabah virus corona (Covid-19) di Tanah Air.

Gaya hidup boros dan berfoya-foya sebaiknya dihindarkan untuk menjaga kestabilan bahan makanan. Sebab, bencana sosial yang mengancam kehidupan manusia terus berlangsung dan belum dapat diperkirakan.

Ketua AMAN Nusa Bunga, Philipus Kami mengatakan masing-masing rumah tangga perlu mengatur bahan makanan secara terukur meski adanya subsidi dari pemerintah.

“Terus ke kebun ataupun ke ladang untuk menjaga stok pangan. Hindari gaya hidup boros karena hingga saat ini bencana wabah Covid-19 belum dapat diprediksikan berakhirnya,” tutur Philipus saat kegiatan bagi-bagi masker ke beberapa komunitas adat di wilayah Kabupaten Ende, Rabu (29/04/2020).

Untuk mencegah penyebaran virus di wilayah pedesaan, Philipus berharap peran masyarakat adat untuk membantu pemerintah menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.

Dengan itu, maka kesadaran kolektif seluruh komponen untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam menjaga diri dan keluarga agar terhindar dari penyebaran wabah Covid-19.

“Jauhkan kerumunan orang banyak karena dengan begitu kita dapat membantu diri kita sendiri, keluarga dan pemerintah dalam menghadapi bencana sosial saat ini. Salam Sehat. Tetap di rumah dengan hidup bersih. Jadilah dirimu menjadi garda terdepan. Jangan lupa pakai masker,” pesan Ketua AMAN.

Philipus juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan serta kebijakan-kebijakan strategis pemerintah dalam rangka memerangi wabah virus corona.

Warga pedesaan diharapkan untuk mengikuti anjuran pemerintah tentang pola hidup sehat. Selain itu juga berperan sebagai sukarelawan untuk memantau pergerakan keluar masuknya orang yang tanpa mengikuti anjuran pemerintah.

“Edukasi tentang protokoler kesehatan kepada masyarakat untuk hidup sehat dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan selalu menggunakan masker merupakan hal yang paling penting,”kata Philipus.

Peran Tiga Batu Tungku

Kepala Desa Wolofeo, Kecamatan Detusoko Philipus Loba mengapresiasi langkah aliansi masyarakat adat dalam mencegah Covid-19 dengan membagi-bagi masker.

Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut ialah wujud dari program pemerintah dalam gerakan tiga batu tungku (pemerintah, adat dan agama).

Kades Loba menerangkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan para tokoh adat (Mosalaki) serta pihak gereja untuk bersama-sama mencegah wabah yang mematikan tersebut.

“Dari hasil koordinasi yang kami lakukan, sebelum ada anggaran dari pemerintah desa untuk melakukan penyemprotan disinfektan ke setiap rumah warga, kami sepakat menggunakan dana pinjaman dari umat stasi di gereja untuk talangi pembelian bahan disinfektan karena kondisi kas di desa masih kosong,”tutur Kades Loba.

Dengan itu, sebagai orang nomor satu di desa ia mengapresiasi langkah yang dilakukan AMAN yang bekerja dengan komunitas-komunitas adat di wilayah setempat untuk mencegah virus corona.

Penulis : Ian Bala

Editor: Irvan K

AMAN Flores Barat AMAN Nusa Bunga covid-19 Ende Protokol Covid-19
Previous ArticleABK Sakit, KM Meratus Belum Diperbolehkan Berlabuh di Pelabuhan Maumere
Next Article Breaking News: Hasil Swab, Dua Warga Mabar NTT Positif Covid-19

Related Posts

Romo Julivadis Tanto: Fasilitator Katekese Bukan Penguji Umat, tetapi Sesama Peziarah Iman

14 Februari 2026

STIPAR Ende Bekali Calon Wisudawan lewat Seminar Akademik

13 Februari 2026

GAMKI NTT Luncurkan Orela TV, Angkat Isu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

11 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.