Ilustrasi pemakaman dengan prosedur WHO (Sumber: Istimewa)
alterntif text

Maumere, VoxNtt.com- Orang tua dari salah satu pasien COVID 19 di Sikka diketahui meninggal dunia pada Kamis (28/5/2020) malam di kediamannya.

Pria berinisial S, berusia 50 tahun tersebut merupakan warga RT 9/RW 3,  Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Sikka.

Lurah Kota Uneng, Elsi Rihi yang dikonfirmasi VoxNtt.com pada Jumat (29/5/2020) membenarkan kejadian tersebut.

Lurah Kota Uneng, Elsy Rihi (Foto: Are de Peskim/VoxNtt.com)

S merupakan ayah angkat dari satu-satunya pasien COVID 19 asal Kelurahan Kota Uneng, YA.

YA yang kembali ke Maumere menggunakan KM Lambelu beberapa waktu lalu, sempat pulang dan melanjutkan karantina mandiri di rumahnya.

Ia kemudian kembali ke lokasi karantina terpusat setelah berdasarkan hasil Rapid Test, dinyatakan reaktif. Selanjutnya, hasil pemeriksaan swab positif sehingga ia menjalani perawatan di RSUD dr. T.C. Hillers Maumere.

Ditambahkannya, S diketahui tidak menunjukkan gejala sakit. Hanya saja ada sedikit persoalan keluarga terkait problem ekonomi.

“Karena kontak erat, almarhum ini sudah jalani pemeriksaan. Hasilnya negatif. Pihak keluarga sudah hubungi kami, beliau dimakamkan di Waturia,” terang Elsy Rihi.

Elsy mengaku dirinya telah melaporkan hal tersebut kepada Camat Alok dan Satgas COVID 19 Sikka termasuk pihak keamanan.

“Kami harus jelaskan ke masyarakat sekitar supaya jangan ada stigma macam-macam,” ungkapnya.

Pantauan VoxNtt.com, sejumlah kerabat dan warga sekitar melayat di rumah duka.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas COVID 19 Sikka, Pet Herlemus yang dimintai keterangan mengatakan almarhum sudah diperiksa.

“Yang bersangkutan…aman,” demikian penjelasan singkat dari Pet Herlemus via WhatsApp pada Jumat (29/5/2020).

Dirinya juga membenarkan jenazah dimakamkan keluarga secara biasa.

Informasi yang diperoleh, pihak Puskesmas Kopeta telah mengeluarkan Surat Keterangan Bebas Karantina lantaran yang bersangkutan telah dinyatakan negatif berdasarkan pemeriksaan swab.

Meski demikian, tidak disebutkan dugaan penyebab kematian.

Perlu diketahui, sebelumnya pada Kamis (28/5/2020) Pet Herlemus telah mengumumkan hasil pemeriksaan 25 sampel swab kontak erat pasien COVID 19. Hasilnya semua sampel dinyatakan negatif COVID 19.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Irvan K