Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Masih Banyak Warga Kota Betun yang Buang Sampah Sembarangan
Regional NTT

Masih Banyak Warga Kota Betun yang Buang Sampah Sembarangan

By Redaksi29 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak sampah dibuang sembarangan di salah satu titik dalam Kota Betun
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Warga Betun ibu kota Kabupaten Malaka masih banyak yang membuang sampah secara sembarangan.

Hal itu diungkapkan Kepala Puskesmas Betun Irene Tei Seran setelah ia bersama tim lintas sektornya melakukan pemantauan ke rumah – rumah penduduk di Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kamis (28/05/2020).

Ia mengatakan, masalah sampah dan limbah rumah tangga masih banyak yang belum terurus dengan baik.

Padahal, Desa Wehali adalah jantung kota Betun. Namun, dengan tingkat kepadatan penduduknya yang tinggi, maka tentu saja selalu menghasilkan sampah terbesar di Kota Betun.

Kepala Puskesmas Betun Irene Tei Seran, saat mengimbau masyarakat Kota Betun agar membuang sampah pada tempatnya, Kamis (28/05/2020) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)

Sampah-sampah berserakan di pinggir jalan. Bahkan, di saluran air tergenang tumpukan sampah.

Hal itu menurut Irene, akan memicu berkembangbiaknya nyamuk penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Makanya tadi saya tegaskan agar masyarakat buang sampah pada tempatnya yang disediakan di rumah masing -masing,” ujar Irene tegas.

Jika saran itu dipatuhi, maka menurut dia, Kota Betun akan menjadi sehat, bersih dan nyaman bagi semua baik penduduknya maupun para pengunjung.

Ia juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas PUPR Bidang Kebersihan untuk rutin mengangkut sampah di setiap rumah warga.

Sebab bagi Irene, Betun adalah ikon Kabupaten Malaka.

Jika menjadi ikon, maka Kota Betun harus bersih, sehat dan nyaman bagi para pengunjung.

“Harga diri kita ada di Kota Betun ini. Kami dari puskesmas sudah upayakan tiap Jumat untuk pembersihan, namun apa daya, kami tidak mungkin tiap hari bersihkan terus,” keluh Irene.

Sebagai informasi, tujuan pemantauan pihak Puskesmas Betun kali ini adalah untuk mengecek kesiapan masyarakat dalam menghadapi wabah Covid-19 dan DBD.

Selain mengecek kesiapan, pihak Puskesmas Betun juga mengimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya.

Kemudian setiap rumah wajib diimabu untuk menyediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabunnya.

“Kita adakan kunjungan mendadak agar bisa langsung melihat dengan jelas, bagaimana persiapan masyarakat menghadapi Covid-19 dan upaya untuk menekan angka DBD,” ungkap Irene.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka Puskesmas Betun
Previous ArticleOrang Tua Pasien Covid-19 di Sikka Meninggal Dunia
Next Article BOP LBF Bangun Sistem Registrasi Online Pariwisata

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.