Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»KPU Malaka Minta Tambahan Anggaran untuk Belanja APD
Pilkada

KPU Malaka Minta Tambahan Anggaran untuk Belanja APD

By Redaksi7 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua KPU Kabupaten Malaka, Makarius Bere Nahak
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka meminta tambahan anggaran kepada pemerintah untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19.

Tak hanya untuk pengadaan APD Covid-19, permintaan penambahan anggaran tersebut juga untuk honor KPPS saat Pilkada Desember mendatang.

“Pilkada di tengah Covid-19, jadi para penyelenggara harus dilengkapi APD dan itu butuh biaya yang lumayan besar. Selain itu juga ada penambahan honor untuk KPPS TPS tambahan nanti,” kata Ketua KPU Kabupaten Malaka, Makarius Bere Nahak kepada VoxNtt.com, Sabtu (06/06/2020).

Sekadar informasi, pada 15 Juni 2020 mendatang, panitia ad hoc KPU Kabupaten Malaka mulai diaktifkan kembali dan tahapan Pilkada mulai berjalan normal lagi.

Untuk hal ini, Nahak mengaku KPU Malaka sedang mempersiapkan untuk mengaktifkan kembali panitia ad hoc.

Selain itu, KPU Malaka juga sementara berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Malaka untuk penambahan anggaran Pilkada lanjutan.

” Tadi jam 11 kita rakor bersama sekjen Mendagri, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Bupati tentang anggaran ini,” katanya.

Dalam rapat itu, jelas Nahak, memutuskan KPU menyusun anggaran berdasarkan kebutuhan. Hal ini wajib ditindaklanjuti oleh Pemda setempat.

Nahak mengaku, Sekjen Mendagri meminta Pemda agar jangan ‘buang handuk’ terkait anggaran tambahan KPU untuk Pilkada ini. Artinya, Pemda harus siap.

“Jika ada kekurangan baru bisa dibantu dengan APBN,” ucapnya.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

KPU Malaka Malaka
Previous Article47 Penyair Indonesia Tulis Puisi Hadapi Pandemi, Bisa Didownload di Sini
Next Article Update 7 Juni: Tidak Ada Penambahan Pasien Positif Covid-19 di NTT

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026

Dapil di Manggarai Perlu Dievaluasi, Bawaslu: Akan Disampaikan ke Bawaslu RI

11 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.