Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Ciptakan Market Place, Bupati Ende Apresiasi BUMDes Au Wula Detusoko
VOX DESA

Ciptakan Market Place, Bupati Ende Apresiasi BUMDes Au Wula Detusoko

By Redaksi8 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Ende H. Djafar H. Achmad saat memberi sambutan sebelum video conference dengan Presiden Joko Widodo di Desa Detusoko Barat (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Bupati Ende H. Djafar H. Achmad memberi apresiasi atas inovasi-inovasi yang diciptakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Au Wula, Detusoko Barat, Kabupaten Ende, NTT.

Apresiasi Bupati Djafar terhadap BUMDes ini karena masuk sebagai nominasi BUMDes digital nasional. BUMDes Au Wula menciptakan market place selama pandemik Covid-19 dengan memasarkan sayur-sayuran secara online.

“Ini luar biasa bagi Desa Detusoko Barat. Saya memberi apresiasi atas inovasi selama Covid-19,” kata Bupati Djafar sebelum gelar video conference bersama Presiden Joko Widodo di Desa Detusoko Barat, Rabu (08/07/2020) siang.

Inovasi market place berbasis digital, kata Djafar, menjadi model pasar modern saat ini. Untuk itu diharapkan agar desa-desa di wilayah setempat dapat memanfaatkan digital untuk mengembangkan produk-produk unggulan di desa.

Bupati Djafar juga mengingatkan kepada desa agar selalu mementingkan kebutuhan masyarakat. Terlebih soal kebutuhan ekonomi yang menjadi hak paling dasar.

“BUMDes harus buat skema dengan mencari distribusi, harus pikir juga dengan (ekonomi) masyarakat,” tutur Djafar.

Namun begitu, ia juga kembali memberi apresiasi kepada Pemerintah Desa Detusoko Barat dibawah pimpinan Ferbandus Watu atas capaian BUMDes dalam mengembangkan market place berbasis digital.

Capaian inovasi baru itu bahkan direspon langsung oleh Presiden Jokowi melalui video conference. Menurutnya, hal ini sangat memberi dampak positif terhadap masyarakat Ende secara umumnya.

“Ke depan, inovasi ini harus didukung untuk kepentingan masyarakat di sini. Kita akan mendukung sepenuhnya,”katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Djafar Achmad Ende
Previous ArticleVideo: Danau Rana Kulan, Aset Wisata Tersembunyi di Matim
Next Article Fraksi Golkar Minta Pemprov NTT Cairkan 105 Miliar Dana JPS Covid-19

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.