Bupati Ende H. Djafar H. Achmad saat memberi sambutan sebelum video conference dengan Presiden Joko Widodo di Desa Detusoko Barat (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
alterntif text

Ende, Vox NTT-Bupati Ende H. Djafar H. Achmad memberi apresiasi atas inovasi-inovasi yang diciptakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Au Wula, Detusoko Barat, Kabupaten Ende, NTT.

Apresiasi Bupati Djafar terhadap BUMDes ini karena masuk sebagai nominasi BUMDes digital nasional. BUMDes Au Wula menciptakan market place selama pandemik Covid-19 dengan memasarkan sayur-sayuran secara online.

“Ini luar biasa bagi Desa Detusoko Barat. Saya memberi apresiasi atas inovasi selama Covid-19,” kata Bupati Djafar sebelum gelar video conference bersama Presiden Joko Widodo di Desa Detusoko Barat, Rabu (08/07/2020) siang.

Inovasi market place berbasis digital, kata Djafar, menjadi model pasar modern saat ini. Untuk itu diharapkan agar desa-desa di wilayah setempat dapat memanfaatkan digital untuk mengembangkan produk-produk unggulan di desa.

Bupati Djafar juga mengingatkan kepada desa agar selalu mementingkan kebutuhan masyarakat. Terlebih soal kebutuhan ekonomi yang menjadi hak paling dasar.

“BUMDes harus buat skema dengan mencari distribusi, harus pikir juga dengan (ekonomi) masyarakat,” tutur Djafar.

Namun begitu, ia juga kembali memberi apresiasi kepada Pemerintah Desa Detusoko Barat dibawah pimpinan Ferbandus Watu atas capaian BUMDes dalam mengembangkan market place berbasis digital.

Capaian inovasi baru itu bahkan direspon langsung oleh Presiden Jokowi melalui video conference. Menurutnya, hal ini sangat memberi dampak positif terhadap masyarakat Ende secara umumnya.

“Ke depan, inovasi ini harus didukung untuk kepentingan masyarakat di sini. Kita akan mendukung sepenuhnya,”katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba