Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Masyarakat Pertanyakan Kinerja Kades Waka yang Diduga Tidak Transparan dan Penuh Manipulasi
VOX DESA

Masyarakat Pertanyakan Kinerja Kades Waka yang Diduga Tidak Transparan dan Penuh Manipulasi

By Redaksi19 November 20232 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dokumentasi pembangunan telford di Desa Waka tanpa papan informasi proyek
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Warga Desa Waka, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mempertanyakan sekaligus mengaku kesal dengan ulah kepala desanya setelah melihat sejumlah proyek pembangunan di desa tersebut yang diduga meninggalkan sejumlah kejanggalan dan kental dengan dugaan praktik manipulatif.

Bukan tanpa alasan, dugaan yang dilontarkan oleh warga Waka berinisial LL itu berdasarkan sejumlah fakta yang terjadi belakangan ini. LL menjabarkan sejumlah fakta yang menguatkan dugaan akan adanya upaya manipulasi tersebut.

Salah satunya terletak pada proyek pembangunan telford sepanjang 70 meter menuju rumah Kades Waka, Dominikus Natar. Menurut LL, proyek pembangunan telford tersebut tidak menggunakan papan informasi sehingga warga kesulitan mengakses informasi seputar pagu anggaran yang digelontorkan.

Anehnya, lanjut LL, kepala desa setempat membenarkan ulahnya tersebut dengan alasan bahwa pembangunan telford sengaja tidak menggunakan papan informasi karena pertimbangan cuaca sekarang yang sedang dilanda hujan.

“Seharusnya proyek pembangunan mestinya disertai dengan papan informasi tanpa mempertimbangkan musim hujan atau musim kemarau agar kami juga tidak mempersoalkan pembangunan tersebut”, ungkap LL kepada VoxNtt.com, Kamis (16/11/2023).

Alasan lain yang sempat dikemukakan Kades kepada LL yakni karena dirinya mengklaim bahwa pembangunan tersebut menggunakan dana sisa pembangunan rehabilitasi air di empat dusun. Padahal, lanjut LL, pembangunan rehabilitasi air tersebut sama sekali belum dilakukan.

“Pembangunan telford itu menggunakan dana desa tambahan yang diberikan pemerintah pusat sebesar 133 juta, sisa dari anggaran pembangunan rehabilitasi air minum di empat dusun (Dusun Puing, Murung, Rantak dan Weri) yang kemarin sudah disurvei lokasinya,” jelas kades Waka kepada LL sebelumnya.

Pengakuan kades tersebut menurut LL, menimbulkan banyak spekulasi dan dugaan-dugaan liar di kalangan masyarakat seputar transparansi penggunaan dana desa.

“Kami merasa aneh sekali. Karena dana pembangunan jalan telford itu dana sisa dari pembangunan rehabilitasi air minum di empat dusun. Pembangunan air minumnya belum berjalan tetapi dana sisanya sudah ada,” ungkap LL.

Untuk diketahui bahwa proyek pemerintah yang tidak mencantumkan papan rencana proyek dalam pembangunannya tidak hanya melanggar Undang-undang keterbukaan informasi publik (KIP), tetapi juga bertentangan dengan Peraturan Presiden (Perpres) No 54 tahun 2010 dan Perpres No 70 tahun 2012, tentang kewajiban memasang papan nama pada pembangunan proyek yang dananya dibiayai oleh negara.

VoxNtt.com telah berupaya meminta klarifikasi dari Kades Waka tentang sejumlah dugaan yang disampaikan masyarakat kepadanya. Namun, hingga berita ini diturunkan, Kades Waka belum kunjung memberikan tanggapan.

Penulis: Igen Padur

Desa Waka Kabupaten Manggarai Barat Kecamatan Pacar
Previous ArticleLabuan Bajo Premium, Amankan Komodo Premium
Next Article Bumi Memanas, Kehidupan Mulai di Ambang Batas

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.