Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Perlindungan Anak di NTT Menjadi Fokus Debora dan Ikatan Alumni Syuradikara Nusantara
NTT NEWS

Perlindungan Anak di NTT Menjadi Fokus Debora dan Ikatan Alumni Syuradikara Nusantara

By Redaksi21 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Banner webinar yang diselenggarakan oleh Jaringan perlindungan perempuan dan anak-Debora dan Ikatan Alumni Syuradikara Nusantara
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Jaringan perlindungan perempuan dan anak-Debora dan Ikatan Alumni Syuradikara Nusantara menggelar diskusi webinar melalui media zoom, Sabtu (18/07/2020). Webinar yang digelar selama 2 jam tersebut dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional.

Webinar fokus mendiskusikan tentang perlindungan anak di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Adapun narasumber yang ikut dalam webinar tersebut yaitu Wakil Gubernur NTT Josef A Nae Soi. Dia membicarakan tentang arah program pembangunan Pemerintah Provinsi NTT dalam perlindungan anak dan perempuan, termasuk penghapusan orang dan prostitusi.

Selain itu ada juga Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia J Nomleni. Politisi PDIP itu berbicara tentang peran dan tanggung jawab legislatif dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di NTT.

Kemudian, Rektor Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng Yohanes S Boy Lon. Pastor John membicarakan tentang bagaimana Gereja merespon kasus-kasus kekerasan terhadap anak dan kebijakan Gereja dalam melindungi anak di NTT.

Narasumber lain yakni, Ketua Lembaga Perlindungan Anak NTT Veronika Ata. Dia berbicara tentang potret perlindungan anak di NTT.

Wakil Gubernur NTT Josef A Nae Soi saat itu menjelaskan, perlindungan terhadap anak dan perempuan di NTT melalui sejumlah bidang.

Bidang tersebut antara lain, infrastruktur seperti jalan, jembatan, air bersih, listrik. Kemudian ada beberapa bidang lainnya, termasuk kesehatan.

Nae Soi menjelaskan, banyak anak di NTT yang pergi ke sekolah harus melewati aliran kali atau sungai. Sebab itu, Pemprov NTT berkomitmen untuk membangun jalan dan jembatan.

Baca Juga: UU TPPO Perlu Diawasi

“Perlindungan anak dan perempuan ada yang dilakukan secara langsung dan ada yang secara tidak langsung,” katanya.

Menurut Wagub Nae Soi, hal tersebut harus diselesaikan oleh seluruh bidang secara komprehensif, termasuk masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak itu sendiri.

Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia J Nomleni menegaskan, perempuan dan anak serta kaum difabel harus dilindungi karena merupakan kelompok paling rentan dari kekerasan.

Adapun berbagai persoalan yang menjadi pemicunya kata dia, yakni kekerasan dalam rumah tangga dan di luar.

“Justru yang melakukan adalah orang terdekat yang harusnya melindungi,” tegas Nomleni.

Ia menjelaskan, regulasi untuk perlindungan anak dan perempuan menjadi salah satu yang diperjuangkan selama ini dan sudah melahirkan beberapa Perda.

“Namun salah satu kendalanya saat ini adalah penegakan regulasi perlindungan itu belum maksimal,” aku Nomleni.

Pihaknya kata dia, melalui fungsi dan perannya di DPRD terus mendorong dan berjuang agar perlindungan anak dan perempuan menjadi perhatian semua pihak.

“Kami juga akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Josef A. Nae Soi Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleJulie Laiskodat Sebut NTT Potensial di Bidang Pertanian, Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Kelautan
Next Article Stefanus Sio Resmi Dilantik Jadi Rektor Unimor

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.