Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Benny K Harman: Pandangan Fraksi Harus Dimaknai Sebagai Sikap Politik
NTT NEWS

Benny K Harman: Pandangan Fraksi Harus Dimaknai Sebagai Sikap Politik

By Redaksi24 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman turut berkomentar terkait polemik antara Fraksi Demokrat Solidaritas Pembangunan (DSP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan pemerintah provinsi itu.

Polemik itu atas pandangan akhir fraksi DSP beberapa waktu lalu.

Benny menegaskan, pandangan fraksi itu harus dimaknai sebagai sikap politik

“Informasi pandangan fraksi itu harus dimaknai sebagai sikap politik,” kata Benny kepada wartawan di Kupang, Kamis (23/07/2020).

Sikap politik itu kata dia, sebagai bentuk dukungan terhadap pemimpin daerah untuk melakukan pembenahan terhadap birokrasi.

Baca Juga: Gubernur Laiskodat Geram saat DPRD Sebut Ada Dugaan Korupsi

“Untuk melakukan koreksi jika memang ada masalah. Pengawasan toh. Kalau tidak ada masalah, bilang aja nggak ada masalah. Kan gitu,” ujar politisi Demokrat itu.

Ia mengatakan apa yang disampaikan Fraksi DSP itu berdasarkan informasi dari masyarakat.

“Justru bagus, Gubernur dikasih informasi. Tugas pemerintah itu mengecek informasi itu, betul atau tidak. Masa diminta supaya cek informasi dianggap pelanggaran etika,” tegas Benny.

Sebelumnya, Juru Bicara Fraksi Gabungan Demokrat, Solidaritas dan Pembangunan DPRD Provinsi NTT, dr. Christian Widodo dalam pendapat fraksi menyoroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) memang terealisasi 93,54 persen; naik 14,95 persen dari realisasi PAD tahun anggaran 2018.

Baca Juga: Fraksi Demokrat Persilakan Gubernur Laiskodat Ambil Langkah Hukum

“Kita sebagai sebuah daerah otonom maka kami tak segan-segan terus mendesak pemerintah agar lebih serius dan kreatif dalam memobilisasi sumber-sumber PAD melalui pola intensifikasi maupun ekstensifikasi; termasuk berupaya menciptakan dan memperbaiki instrumen-instrumen pengawasan dan pengendalian internal sehingga dapat menekan inefisiensi, kebocoran, dan korupsi PAD,” katanya.

“Salah satu contoh kecil kebocoran atau korupsi PAD yang sudah menjadi rahasia umum dan acap dikeluhkan masyarakat (lantaran diberi karcis invalid, atau petugas berlagak lupa memberikan karcis) adalah penarikan retribusi masuk area pelabuhan-pelabuhan penyeberangan ASDP di daerah kita,” ungkapnya.

Baca Juga: Surat Pemprov NTT ke BK DPRD Dinilai Salah Alamat

Fraksi Gabungan DPRD Provinsi NTT sangat menyesalkan realisasi Belanja Langsung yang hanya mencapai 85,52 persen. Belanja Barang dan Jasa pun hanya mencapai 88,59 persen dan Belanja Modal hanya 80,37 persen.

“Kami mendesak pemerintah lebih serius merealisasikan Belanja Barang dan Jasa serta Belanja Modal karena indikator output maupun outcome-nya bersentuhan langsung dengan kebutuhan dan/atau kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Benny K Harman DPRD NTT Kota Kupang Pemprov NTT
Previous ArticleSurat Pemprov NTT ke BK DPRD Dinilai Salah Alamat
Next Article Dari 5 Jadi Ratusan Ekor, Bupati Ray Bagikan Tips Sukses Beternak Babi

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.