Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Warga Perbatasan Masih Menderita
Pilkada

Warga Perbatasan Masih Menderita

By Redaksi29 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Simon Nahak dan Kim Taolin saat menjumpai masyarakat sekitar PLBN Motamasin, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Sabtu (29/07/2020) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Warga Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Timor Leste masih menderita.

Hal ini disampaikan tokoh masyarakat Kecamatan Kobalima Timur, Lambertus Meo saat acara jumpa keluarga bersama pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Simon Nahak dan Louise Lucky Taolin, Rabu (29/07/2020).

Lambertus mengatakan warga perbatasan masih susah dan jauh dari kesejahteraan.

“Warga menderita karena tekanan dan ketakutan. Ke mana saja pergi, warga selalu diintai penguasa sehingga membuat perasaan tidak menyenangkan,” ujar Lambertus.

Keadaan itu membuat masyarakat di sekitar PLBN Motamasin itu sepakat untuk memilih pemimpin yang baru di Kabupaten Malaka.

Menurut Lambertus, pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dengan tagline Paket SAKTI itu cocok untuk merubah nasib mereka.

“Kami sepakat untuk memilih pemimpin yang baru untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan hidup, sehingga bisa melakukan aktivitas harian sebagaimana mestinya,” ujar Lambertus.

Sementara, Ketua DPC Partai Perindo Kabupaten Malaka Yulius Klau mengatakan, untuk mencapai perubahan sangat diperlukan pemimpin yang baru.

Warga, kata dia, harus mengganti dan memilih Bupati yang baru untuk bisa membangun daerah otonomi baru itu.

“Ganti Bupati supaya ada perubahan,” seru Yulius.

Ia meminta agar masyarakat tidak boleh takut kepada siapa pun, termasuk pemimpinnya.

Senada dengan Yulius Klau, bakal calon Wakil Bupati Malaka Louise Lucky Taolin alias Kim Taolin mengakui warga perbatasan masih susah karena sulit mendapatkan akses pembangunan. Warga kurang terlibat dan mendapat hak-hak pembangunan.

Menurut Kim Taolin, kesulitan dalam memperoleh akses pembangunan disebabkan oleh warga belum punya e-Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

Untuk kebutuhan ini, ia berjanji akan memfasilitasi pembuatan e-KTP dan sarana penunjang lain secara cepat.

“Warga perbatasan harus memiliki e-KTP untuk mendapatkan pelayanan dan hak-hak pembangunan semestinya. Warga perbatasan harus fokus diberi prioritas perhatian,” katanya.

Di tempat yang sama, bakal calon Bupati Malaka Simon Nahak juga berjanji akan melaksanakan rencana dan kegiatan yang dirancang dalam program Sakti.

Dikatakan, program Sakti tidak akan menimbulkan kesusahan dan penderitaan bagi masyarakat. Program Sakti malah akan memberi solusi dan membawa kehidupan cerah bagi warga perbatasan.

“Kabupaten Malaka sebagai daerah perbatasan tidak menampakan kecerahan. Untuk itu, kebutuhan yang menjadi perhatian prioritas yakni pangan berkecukupan, kesehatan dan kecerdasan masyarakat,” ujar alumnus SMA Swasta Sinar Pancasila Betun itu.

Simon menambabkan pemberantasan korupsi dilakukan secara total supaya masyarakat bisa sejahtera.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Kim Taolin Malaka Simon Nahak
Previous ArticleDPP Partai NasDem Serahkan SK untuk Bacalon Bupati Sumba Barat
Next Article Baru Pra Musda, Situasi Pemilihan Ketua DPD II Golkar Mabar Bersitegang

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026

Dapil di Manggarai Perlu Dievaluasi, Bawaslu: Akan Disampaikan ke Bawaslu RI

11 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.