Vino, saat diangkat dari arena balapan kuda oleh wanita yang diduga ibunya (Foto: Patrick/ Vox NTT)
alterntif text

Bajawa, Vox NTT- Seorang anak di bawah umur terjatuh dari kuda dalam pegelaran pertandingan balapan kuda yang diselenggarakan oleh Pordasi Ngada di lapangan pacu Amalelu, Desa Lo’a, Kecamatan Soa, Minggu (02/08/2020).

Informasi yang diterima VoxNtt.com, anak laki-laki yang diperkirakan berusia 10-11 tahun itu berasal dari Kabupaten Manggarai bernama Vino.

Dia dibayar untuk menunggangi kuda Mito, dalam balapan kuda kelas C lokal, di arena pacuan kuda Amalelu, Desa Lo’a, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada.

Berdasarkan pantauan langsung VoxNtt.com, insiden kecelakan yang menimpa Vino terjadi di titik start pacuan kuda.

Bersama dengan anak-anak lainnya yang dibayar untuk menjadi joki, kuda yang ditunggangi Vino sempat memulai balapan ketika gong peringatan dibunyikan.

Baca Juga: Hanya di Ngada, Sekolah Diliburkan, Tetapi Pacuan Kuda Tetap Dijalankan

Namun, baru berlari sekitar 50 meter dari titik start, kuda yang dia tunggangi tiba-tiba berbelok menerobos ke kanan, dan langsung keluar arena balapan.

Vino terjatuh dan diduga sempat mengalami cedera akibat diinjak kaki kuda.

Melihat anaknya terjatuh, seorang wanita yang disinyalir sebagai ibunya langsung menangis histeris dan menggendong korban.

Baca Juga: Ketua Pordasi Ngada Catut Nama Institusi Polda NTT Selenggarakan Pacuan Kuda

Dia akhirnya dievakuasi ke Puskesmas Waepana, Kecamatan Soa, menggunakan mobil ambulance puskesmas dengan nomor polisi EB 124 WD untuk mendapat penanganan medis.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba