Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Berebutan Pohon Asam, Seorang Warga di TTU Tewas Dibacok
Regional NTT

Berebutan Pohon Asam, Seorang Warga di TTU Tewas Dibacok

By Redaksi12 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Petrus Kusi (60) warga Kampung Tuatoi, RT/RW:01/O1, Desa Supun, Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten TTU tewas dibacok, Rabu (12/08/2020).

Petrus tewas usai dibacok Yotan Bei (30), warga Desa Sainiup, Kecamatan Biboki Selatan.

Informasi yang dihimpun media ini, peristiwa nahas itu bermula dari adanya pertengkaran antara korban dan mertua pelaku. Pertengkaran tersebut lantaran keduanya berebutan pohon asam.

Keduanya saling adu mulut hingga korban memukul mertua pelaku. Pelaku yang mengetahui hal tersebut berusaha pergi untuk menegur korban.

Teguran tersebut malah tak diindahkan sama sekali oleh korban. Bahkan korban langsung menendang pelaku dan mengenai bagian kaki.

Usai menendang, korban pun berusaha memukul pelaku menggunakan tangan kirinya.

Diduga tak tahan dengan perlakuan korban, pelaku yang saat itu memegang sebilah parang langsung membacok korban di bagian tangan.

Tak berhenti di tangan, pelaku lalu membacok di bagian siku tangan kiri, punggung dan kepala korban.

Bacokan yang beruntun tersebut menyebabkan korban meninggal dunia.

Kapolsek Biboki Selatan, AKP Yoseph Baun saat dikonfirmasi VoxNtt.com via telepon membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, saat ini pelaku sudah diamankan pihaknya.

Sementara korban, usai divisum langsung dikembalikan ke pihak keluarga.

“Kalau situasi di lokasi saat ini aman. Sementara kita terus lakukan pemantauan di sana,” tutur AKP Yoseph.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

TTU
Previous ArticleGolkar Bantah Mohon Heri Ngabut untuk Dapatkan KTA, Dukungan Pilkada Dipertimbangkan Kembali
Next Article Tanaman di Kebun Dirusaki Sapi Orang, Warga Eks Tim-Tim di Tualaran Malah Diancam Usir

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.