Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»BOP-LBF Gelar Pelatihan Potong Daging
Ekbis

BOP-LBF Gelar Pelatihan Potong Daging

By Redaksi26 Agustus 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOP-LBF) menggelar pelatihan Butcher (Pemotongan Daging) di Hotel Puri Sari Beach, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Selasa pagi (25/08/2020).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOP-LBF) menggelar pelatihan Butcher (Pemotongan Daging) di Hotel Puri Sari Beach, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Selasa pagi (25/08/2020).

Pelatihan yang dibuka secara langsung oleh Direktur Utama BOP-LBF Shana Fatina tersebut bekerja sama dengan Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam sambutannya, Shana Fatina menyampaikan terima kasihnya kepada Dinas Peternakan yang telah bersinergi bersama BOP-LBF menyelenggarakan Pelatihan Butcher.

“Terima kasih kepada Dinas Peternakan telah bersama-sama BOP-LBF melaksanakan pelatihan ini. Kita sadar, sumber daya manusia memiliki peranan sangat penting dalam mewujudkan pariwisata super premium yang sedang kita bangun bersama,” ungkap Shana saat membuka kegiatan Pelatihan Butcher, sebagaimana dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Rabu (26/08/2020).

Shana mengaku, masih banyak lagi kegiatan-kegiatan pelatihan yang akan terus dilaksanakan BOP-LBF.

Pelatihan-pelatihan itu diharapkan dapat meningkatkan kompetensi masyarakat, khususnya dalam rangka menunjang Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super premium.

Menurut dia, destinasi super premium hanya dapat didukung oleh sumber daya manusia yang premium juga. Masyarakat Labuan Bajo pun sedang ditantang untuk menjawab kebutuhan daerahnya.

“Kami siap mendampingi masyarakat Labuan Bajo untuk terus dapat memperkuat kapasitas SDM-nya melalui peningkatan berbagai keterampilan dan keahlian dengan mengadakan berbagai pelatihan,” tegas Shana.

Pelatihan Butcher juga dihadiri Kepala Dinas Peternakan Kab. Manggarai Barat, drh. Theresia Primadona Asmon dan Chef Michael, 20 orang peserta yang terdiri dari para pelaku industri peternakan Manggarai Barat.

Kadis Peternakan Mabar drh. Theresia Primadona Asmon berterima kasih kepada BOP-LBF atas terlaksananya kegiatan Pelatihan Butcher (Pemotongan Daging).

Ia berharap akan sering diadakan kegiatan pelatihan serupa dengan tujuan makin meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna mendukung pariwisata di Labuan Bajo Flores.

“Ini merupakan kegiatan kami pertama yang bekerja sama dengan BOP-LBF. Saya berterima kasih kepada BOP-LBF yang telah menginisiasi kegiatan pelatihan ini dan berharap akan ada kegiatan-kegiatan penting seperti ini dikemudian hari,” ungkap Ney.

Lebih lanjut Ney menekankan pentingnya kegiatan pelatihan serupa, sehingga dapat meningkatkan kompetensi SDM di Manggarai Barat yang dibutuhkan untuk menunjang pariwisata.

“Karena sumber daya manusia merupakan hal yang sangat penting untuk pariwisata. Jika infrastruktur dapat dikerjakan satu kali proyek, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus bertahap agar mencapai SDM yang berkualitas,” tutup dia.

Kegiatan Pelatihan Butcher ini sendiri diadakan mulai pagi hari pukul 09.00 Wita dengan pemaparan materi teknik-teknik pemotongan daging oleh narasumber Chef Michael.

Dilanjutkan praktik oleh para peserta pada sore hari yang didampingi langsung oleh Chef Michael di bibir pantai Hotel Pura Sari Beach.

Melalui kegiatan ini, para peserta dilatih tentang cara dan teknik pemotongan, dan kategorisasi daging sesuai kebutuhan untuk bahan makanan seperti rendang, se’i, dan lainnya.

Melalui pelatihan ini, Chef Michael berharap, agar peserta lebih mengetahui kategorisasi daging agar bagian-bagian dari daging sapi yang bernilai materil tidak terbuang sia-sia.

“Saya lihat di Kabupaten Manggarai Barat ini, banyak sekali bagian daging dari sapi ini terbuang sia-sia, contoh lidah sapi, bagian ini sangat disukai oleh masyarakat di Eropa, di Indonesia lidah sapi juga digunakan sebagai sate padang,” ungkap Chef Michael.

Juru masak yang dikenal dengan gayanya yang nyentrik ini juga berharap, masyarakat Manggarai Barat dapat lebih memanfaatkan bagian-bagian dari daging sapi yang selama ini tidak diolah, melainkan dibuang.

Penulis: Ardy Abba

BOP Labuan Bajo BOPLBF Kabupaten Manggarai
Previous ArticleGelar Saat Pandemi, PKKMB Unika Ruteng Ikuti Protokol Kesehatan
Next Article Elektabilitas Tinggi di Akar Rumput, PAN Putuskan Tetap Dukung Sahabat

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.