Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Hendak Mencari Kepiting, Anak 8 Tahun di Mabar Tewas Tenggelam
HUKUM DAN KEAMANAN

Hendak Mencari Kepiting, Anak 8 Tahun di Mabar Tewas Tenggelam

By Redaksi29 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban saat disemayamkan di rumah duka
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Naas menimpa AW seorang anak perempuan yang masih berusia 8 tahun.

AW tewas tenggelam saat hendak mencari kepiting di Kali Wae Lampar Indrong, Desa Golo Leleng, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) pada Jumat 28 Agustus 2020 kemarin.

Kapolsek Sano Nggoang IPTU I Wayan Merta mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun Polisi dari sejumlah saksi, korban terpeleset di batu yang licin dan jatuh ke dalam kali lalu tenggelam.

Kata dia, kali tersebut sedalam kurang lebih 3 meter.

“Tujuan korban bersama saksi ke lokasi Kali Wae Lampar Indrong, Desa Golo Leleng adalah untuk mencari kepiting. Korban bersama dengan saksi Katarina Mbut, saksi Hermenelda Herina Satri dan saksi Maria Albergita Lalus berangkat dari rumah sekitar pukul 15.00 Wita dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 Wita, langsung cari kepiting,” ungkap Wayan saat dihubungi VoxNtt.com, Sabtu (29/08/2020) sore.

Saat tenggelam kata Wayan, korban sempat dibantu oleh saksi Maria Albergita Lalus. Sayangnya, tidak bisa diselamatkan.

Lantaran tidak bisa menolong korban, Katarina Mbut dan Hermenelda Herina Satri berteriak meminta tolong.

Setelah mendengar teriakan minta tolong, warga bernama Jamaludin (19) Yoseph Ugis (50) dari Jewor, Desa Wae Wako, Kecamatan Lembor kemudian datang ke lokasi kejadian.

Korban kemudian dikeluarkan dari dalam air lalu dibawa ke Puskesmas Wae Nakeng. Sayangnya korban tidak bisa diselamatkan.

Kata Wayan, ibu korban menerima kejadian tersebut secara ikhlas. Korban selanjutnya dimakamkan pukul 15.00 Wita.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleBrimob di Maumere Dikeroyok Warga, Polisi Masih Dalami Motifnya
Next Article AHP Sebut Persentase Putus Sekolah di Manggarai 0,25 Persen

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.