Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Rasio Elektrifikasi di Manggarai Tahun 2020 Capai 97,41 Persen
Ekbis

Rasio Elektrifikasi di Manggarai Tahun 2020 Capai 97,41 Persen

By Redaksi31 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Manager ULP Ruteng, Firmawan Jayusman (Foto: Dok. Pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Rasio Elektrifikasi (RE) untuk semester 1 tahun 2020 di Kabupaten Manggarai mencapai 97,41 persen. RE tersebut merupakan campuran dari upaya PLN dan hasil swadaya masyarakat.

Manager PLN ULP Ruteng Firmawan Jayusman mengatakan, persentase tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun 2018 lalu.

Tahun 2018 lalu, RE di kabupaten yang sedang dipimpin Bupati Deno Kamelus itu sebesar 52,22 persen. Persentase ini menunjukkan peningkatan sebesar 45,19 persen.

Menurut Firman, pada semester 1 tahun 2020 PLN sudah membangun jaringan listrik untuk 17 desa di Kabupaten Manggarai.

“Delapan (8) desa lainnya masih proses penyambungan listrik,” katanya kepada VoxNtt.com, Senin (31/08/2020).

Ia menambahkan, wilayah kerja PLN ULP Ruteng meliputi seluruh kecamatan di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, ditambah 3 kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat.

Tahun 2018 lalu, wilayah kerja PLN ULP Ruteng merupakan kabupaten dengan RE terendah se-Indonesia.

Sebab itu, sejak tahun 2019 lalu, PLN ULP Ruteng berpacu untuk menyambung listrik ke pelanggan sebanyak-banyaknya dengan cepat.

Menurut Firman, wabah Covid-19 yang melanda Indonesia pada awal tahun 2020 memberikan sentimen negatif di segala sektor dan wilayah, termasuk wilayah kerja PLN ULP Ruteng.

Namun hal itu tidak menyurutkan semangat para pejuangan kelistrikan untuk melistriki seluruh negeri.

Sebelumnya, Bupati Manggarai Deno Kamelus Menurut Deno mengatakan listrik merupakan program pemerintah. Ketika arus listrik ini masuk ke desa-desa, maka pasti industri-industri kecil bisa bertumbuh.

Sebab itu, ia meminta masyarakat agar ikut menjaga fasilitas milik PLN tersebut. Misalnya tidak menanam pohon dekat kabel listrik atau menebang pohon yang tumbuh di dekat kabel listrik.

Hal tersebut disampaikan Deno saat meresmikan penyalaan listrik desa pada 8 desa di Kecamatan Cibal pada 27 Februari 2020 lalu.

Baca: Bupati Deno Resmikan Program “Nera” Manggarai untuk 8 Desa di Cibal

Peresmian penyalaan listrik dengan program “Nera” Manggarai pada 8 desa tersebut berpusat di depan Gereja Paroki Beamese, Desa Beamese, Kecamatan Cibal.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Kamelus Deno PLN Ruteng
Previous ArticleAkhir 2020, PLN Target Semua Desa di Mabar Teraliri Listrik
Next Article Republik Vanuatu, Negara Paling Aman di Dunia, Dulunya Dikenal Pulau Kanibal

Related Posts

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.