Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hujan Lebat Antar Jasad Nurdin ke Liang Lahat
Regional NTT

Hujan Lebat Antar Jasad Nurdin ke Liang Lahat

By Redaksi2 September 20204 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jasad Muhamad Nurdin (26) dibawa ke Kampung Rejeng, Desa Bangka Lelak, Kecamatan Lelak, Manggarai (Foto: Dok. Polisi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Isak tangis keluarga tampak mengiringi acara pemakaman Muhamad Nurdin (26).

Jasad instalatir listrik yang bekerja di CV Antar Kita Grup itu dikuburkan di pemakaman umum Rejeng, Desa Bangka Lelak, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai, Rabu (02/09/2020), sekitar pukul 15.40 Wita.

Saat diantar ke liang lahat, hujan lebat terus mengguyur wilayah itu.

“Iyo nana. Poli boakn bo ga. Maka ata sedih ta nana, usang mese pas du boakn bo,” ungkap Salesius Ance, warga Rejeng dalam bahasa daerah Manggarai, Rabu sore.

(Ya, sudah kubur tadi. Sedihnya, hujan lebat saat kuburnya tadi)

Salesius mengaku, proses pemakaman yang berlangsung selama durasi waktu 30 menit itu dilakukan menurut tata cara Muslim.

Sebelumnya dikabarkan, ketika hari sudah pagi, Muhamad Nurdin (26) pamit dari rumahnya. Rutinitas ini selalu dilakukannya setiap pagi hari. Profesinya sebagai instalatir listrik.

“Iyo, hia (Nurdin) mai ce main setiap ngo kantor. Star gula-gula biasan hia,” kata Hermanus Jampur, mertua Nurdin dalam bahasa daerah Manggarai, Selasa (01/09/2020) kemarin.

(Ya, dia (Nurdin) dari sini setiap pergi kantor. Biasanya dia star pagi-pagi).

Baca Juga: Pergi Bawa Niat, Pulang dalam Peti Mayat

Pria asal Aeteke, Desa Hoba Tua, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende ini tinggal bersama keluarganya di Rejeng, Desa Bangka Lelak, Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai.

Dia memiliki seorang istri dan telah dikaruniai tiga orang anak. Mereka tinggal berlima di dalam rumah kontrakan tersebut.

Istrinya bernama Elfira Muliyati (30). Dia berprofesi sebagai seorang ibu rumah tangga (IRT). Sedangkan anak-anak mereka yang tiga orang itu masing-masing berumur 13, 07 dan 06 tahun.

Dari ketiga buah hatinya ini, hanya si bungsu yang belum bersekolah. Hal itu dikarenakan usianya yang masih 06 tahun dan belum pas masuk sekolah. Sedangkan yang sulung sudah menduduki kelas 01 SMP dan yang kedua di kelas 01 SD.

Nurdin menghidupi keluarganya dengan bekerja sebagai instalatir listrik di CV Antar Kita Grup, sebuah perusahaan yang beralamat di Bahong, Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng.

Berkat kerja kerasnya, dia mampu membiayai kehidupan keluarga termasuk membiayai kontrakan tempat mereka tinggal di Rejeng.

Pada, Selasa (01/09/2020), Nurdin pun kembali melakukan hal yang sama. Nurdin pamit dengan keluarganya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai instalatir.

Nurdin pergi untuk memasang kabel listrik di Maras, Desa Belang Turi, Kecamatan Ruteng, Manggarai.

Kepergian Nurdin di Desa Belang Turi didampingi oleh teman sekantornya, Riseltus Jan.

Sekitar pukul 09.00 Wita, Nurdin mulai memasang kabel listrik. Nurdin memanjat tiang listrik dengan bermodalkan tangga bambu dan sebuah kain yang kemudian diikatkannya ke punggung.

“Tanpa memakai sabuk-sabuk pengaman sebagai seorang karyawan. Dia hanya menggunakan kain batik dan pakai tiang bambu,” terang Kepala Desa Belang Turi, Elias Janggur.

Tangga bambu dan kain itu sebagai penyangga agar dia tidak jatuh ketika sudah berhasil memanjat tiang listrik.

Namun, kejadian tidak terduga menimpa dirinya. Dia disetrum arus listrik hingga tewas di atas tiang.

Hampir seluruh warga Desa Belang Turi pun digegerkan dengan insiden tersebut.

Pada saat bersamaan, Kades Belang Turi masih mempersiapkan diri menuju kantor.

“Saya ditelepon oleh masyarakat. Mereka mengabarkan bahwa ada yang disetrum. Saya kaget,” kata Elias.

Situasi itu membuat ratusan warga tumpah ruah memenuhi jalan. Mereka menyaksikan Nurdin tergantung di sebuah tiang listrik. Isak tangis warga seketika merubah suasana menjadi pilu.

Pengakuan Kades Elias, Nurdin hendak memasang instalasi di 12 rumah warga di Desa Belang Turi.

“Ada 12 rumah warga Desa Belang Turi yang hendak memasang meteran listrik. Kemarin yang sudah terpasang ada 04 rumah. Dipasang oleh Nurdin,” terang Kades Elias.

Namun, niat Nurdin untuk membantu warga yang membutuhkan penerangan kini hanya tinggal kenangan.

Jasadnya lalu diturunkan oleh tim dari PLN Ruteng untuk dilarikan ke rumah sakit St. Rafael Cancar. Di sana dia divisum.

Setelah semuanya selesai, Nurdin dipulangkan ke rumah kontrakannya di Rejeng, Desa Bangka Lelak, Kecamatan Lelak, Manggarai.

Kepulangan Nurdin bukan lagi seperti kepulangan di hari-hari sebelumnya. Kini, ia pulang dalam sebuah peti dengan dibalut kain kafan.

Situasi keluarga berubah menjadi duka karena seorang pria tiga orang anak itu pulang tanpa pamit.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Manggarai
Previous ArticleLMND Ruteng Mengutuk Pemecatan 15 Guru Komite oleh Kepala SMKN 1 Wae Ri’i
Next Article Bawa Kabur Siswi SMA, Pria Beristri di TTU Dituntut 12 Tahun Penjara

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.