Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Ketua KPU Ngada: KPU Tidak Boleh Jadi Klaster Baru Covid-19
Pilkada

Ketua KPU Ngada: KPU Tidak Boleh Jadi Klaster Baru Covid-19

By Redaksi5 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan di kantor KPU Ngada usai pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT – Ketidakhadiran Kristoforus Loko saat paket Credo melakukan pendaftaran ke KPU Ngada hingga saat ini terus dipertanyakan publik. Upaya konfirmasi yang diajukan VoxNtt.com belum ditanggapi tim pemenangan paket Credo.

Terpantau saat mendaftar sebagai peserta ketiga di hari pertama, Jumat, 4 September 2020, pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Ngada Kristoforus Loko dan Emanuel Dopo (Credo) mengerahkan masa dalam jumlah banyak.

Para pendukung yang mencapai ribuan orang itu tampak mengabaikan protokoler kesehatan, seperti tidak mengenakan masker dan berdesak-desakan. Termasuk berdesak-desakan di depan kantor KPU meskipun tidak diijinkan masuk oleh petugas jaga.

Sebelum paket Credo mendaftar, pemandangan terbalik justru disajikan paslon Paulus Soliwoa dan Gregorius Upi Dheo atau paket PS-GUD.

Mereka tidak mengerahkan massa demi mengantisipasi penyebaran Covid-19. Terpantau, tidak lebih dari 20 orang yang mendampingi Paulus dan Gregorius ketika mendaftar.

Ketua KPU Kabupaten Ngada Stanislaus Neke saat diwawancarai VoxNtt.com, Sabtu (05/09/2020) mengatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk turut mencegah penyebaran Covid-19. Ia juga berusaha mencegah agar kantor KPU tidak dituduh sebagai klaster baru penyebaran virus corona.

Mewujudkan komitmen itu, mereka memberlakukan penerapan protokoler kesehatan secara ketat selama proses pendaftaran.

“Teman-teman bisa melihat fakta dan realita yang terjadi di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngada bahwa setiap bakal pasangan calon mulai menyambangi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngada diawali dengan pengukuran suhu oleh tim medis, oleh ahli yang profesional. Setelah mengukur suhu, cuci tangan. Lihat, kondisi kursi, kita tetap jaga jarak,” jelasnya.

Menurut Stanislaus, KPU Ngada telah memberlakukan protokoler kesehatan dengan pola 3 M, yakni pakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan. Setelah rombongan bakal paslon meninggalkan ruangan KPU, seluruh ruangan kantor tersebut disemprot dengan cairan disinfektan.

“Sehingga KPU tidak dituduh menjadi penyebab munculnya klaster baru atau yang dinamakan klaster Pilkada,” katanya.

Selanjutnya, saat pemeriksaan kesehatan bakal calon, KPU berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Ia menyebutkan, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh bakal calon adalah melakukan pemeriksaan swab di RSUD WZ Johannes Kupang, sehari sebelum menjalankan pemeriksaan kesehatan.

Lebih lanjut Stanislaus mengatakan berdasarkan PKPU nomor 6 tahun 2020 dan nomor 10 tahun 2020, apabila salah satu pasangan terpapar Covid-19 maka paslon tersebut tidak dapat digugurkan.

“Apabila salah satu paslon terpapar Covid-19, masih ada rens waktu. Dia diberi dan dipersilahkan untuk melakukan pemeriksaan, supaya dia kembali sehat. Jadi dia itu tidak menggugurkan bakal pasangan calon,” katanya.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Yohanes

KPU Ngada Ngada
Previous ArticleMantan Bupati Manggarai Dua Periode Hadiri Deklarasi Hery-Heri
Next Article Gelar Deklarasi, Heri Ngabut: Saya Maju untuk Menjalankan Perintah Pak Christian Rotok

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PADMA Indonesia Desak Pemkab dan DPRD Ngada Dukung Autopsi Forensik Kasus Kematian YBS

15 Februari 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.