Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»DPW Kapten NTT Resmi Dibentuk, Tugas Utama Dampingi Pekerja Migran
NTT NEWS

DPW Kapten NTT Resmi Dibentuk, Tugas Utama Dampingi Pekerja Migran

By Redaksi10 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Acara deklarasi dan pelantikan pengurus DPW Kapten NTT di In Out Hotel, Kupang, Rabu (09/09/2020).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT – Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional (Kapten) Indonesia resmi hadir di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kehadiran Kapten ditandai dengan deklarasi dan pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) NTT yang digelar In Out Hotel, Rabu (09/09/2020).

Deklarasi dan pelantikan 20 pengurus DPW Kapten NTT dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum Kapten Indonesia Abdul Rauf.

Organisasi yang lahir bertepatan dengan hari buruh pada 1 Mei 2019 itu baru memiliki perwakilan di 20 daerah di seluruh Indonesia.

Misi utama kehadiran Kapten, kata Abdul, untuk membantu pemerintah di bidang ketenagakerjaan. Kehadiran Kapten di NTT dinilai urgen karena daerah ini memiliki banyak permasalahan terkait tenaga kerja.

“NTT mengalami banyak hal terlebih khusus soal Tenaga kerja. Saya harap ke depan saudara-saudara kami nanti mendapat pendampingan dari Kapten Indonesia,” ujar Abdul.

Selain hadir di semua daerah, Kapten juga berusaha untuk hadir di 119 negara agar bisa memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja di luar negeri.

“119 negara kami akan lantik satu persatu. Di luar negeri adalah pencari kerja. Misalnya butuh perlindungan, Kapten punya advokat yang siap dampingi,” katanya.

Selain melakukan pendampingan untuk keselamatan tenaga kerja di luar negeri, Kapten juga bergerak dalam bidang persiapan lowongan kerja di luar negeri bagi para pencari kerja asal Indonesia.

“Ada LSP berkerjasama dengan BNSP.
Semua kegiatan bisa disertifikat. Ketika ada masalah call center konsultan Kapten ada di luar negeri,” imbuh dia.

Sementara, Ketua DPW NTT Baharudin menjelaskan Kapten NTT akan membangun koordinasi dengan Dinas Ketenagkerjaan Provinsi NTT untuk mengakomodir upaya keselamatan dan kenyamanan para tenaga kerja asal NTT yang hendak bekerja di luar negeri.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Yohanes

Kabupaten Kupang
Previous ArticleRayakan HUT ke-19, Demokrat Manggarai Harap Pilkada Berjalan Damai
Next Article Jokowi: Jakob Oetama adalah Jurnalis Sejati

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.