Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Direktur RSUD Ben Mboi Ruteng: Pasien Pulang Atas Permintaan Sendiri
KESEHATAN

Direktur RSUD Ben Mboi Ruteng: Pasien Pulang Atas Permintaan Sendiri

By Redaksi3 Oktober 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur RSUD Ben Mboi Ruteng dr. Veronica Imaculata Djelulut
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Direktur RSUD Ben Mboi Ruteng dr. Veronica Imaculata Djelulut menanggapi berita terkait dua bocah luka bakar asal Manggarai Barat yang viral diberitakan sejak Sabtu kemarin.

Ia mengaku sebelumnya tidak mengetahui kedua pasien tersebut harus meninggalkan rumah sakit lantaran ketiadaan biaya. Ia baru mengetahuinya pada Jumat (02/10/2020) pagi.

“Saya tahu tadi pagi,” ujar mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat itu.

Ia juga mengaku, informasi tersebut diketahui setelah membaca berita di media, bukan atas laporan stafnya.

Baca Juga:

“Kami Terpaksa Minta Pulang karena Tidak Punya Uang Lagi untuk Bayar Rumah Sakit”

“Baca di media,” jawabnya singkat.

Ia tidak mengetahui alasan dokter mengizinkan kedua pasien tersebut untuk pulang meskipun kondisinya masih parah. Namun ia membenarkan tindakan dokter karena atas permintaan keluarga pasien sendiri.

Baca Juga:

Dua Balita Penderita Luka Bakar Asal Mabar Sempat Dikeluarkan Orangtuanya dari Rumah Sakit, Kondisinya Memprihatinkan

“Pasien pulang atas permintaan sendiri,” ujarnya.

Ia mengatakan, jika pasien yang mengalami kesulitan biaya itu merupakan warga Kabupaten Manggarai, pihaknya bisa berkoordinasi dengan pemerintah agar bisa menggunakan dana Jaminan Kesehatan Daerah (Jakesda).

Patung dokter Ben Mboi berdiri tegak di depan RSUD Ben Mboi Ruteng.

Sedangkan kedua pasien tersebut merupakan warga Kabupaten Manggarai Barat. Ia mengaku tidak bisa menyentuh ranah kebijakan kabupaten lain.

“Kalau pembiayaan pasien, kalau di Kabupaten Manggarai, kita punya dana. Dana Jamkesda. Ini kan pasien dari luar Kabupaten Manggarai. Kita tidak bisa omong kebijakan dari kabupaten lain to,” jelas Veronica.

Sebelumnya diberitakan, dua bocah asal Desa Kakor, Kecamatan Ndoso, Kabupaten Manggarai Barat mengalami luka bakar, dua pekan lalu. Putri (4) dan Neira (2) sempat dirawat di RSUD Ben Mboi Ruteng.

Setelah sepekan dirawat, kondisi kedua bocah pasangan Marsel Gadu (28) dan Lusia Diantri Heni (23) itu tidak kunjung sembuh. Sementara Marsel dan Lusia sudah kehabisan uang.

Akhirnya mereka memutuskan untuk keluar dari rumah sakit. Permintaan mereka untuk keluar lebih awal dari rumah sakit disetujui oleh dokter yang menangani kedua putrinya.

“Kami terpaksa minta pulang karena tak punya uang lagi untuk bayar rumah sakit,” ujar Lusia.

Setelah sepekan di luar rumah sakit, mereka beristirahat di rumah salah seorang warga sambil menjalani pengobatan seadanya di biara susteran Hamba-hamba Ekaristi Nekang.

Pada Kamis (01/10/2020), mereka didatangi oleh Bripka Andi Dharma Elim Sallata. Bripka Dharma merupakan anggota Polres Manggarai yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah itu.

Tidak tega melihat kondisi kedua bocah itu, Dharma membujuk Marsel dan Lusia agar kedua putrinya dirawat kembali di rumah sakit. Ia pun mengajukan diri sebagai penjamin untuk bertanggung jawab atas segala biaya di rumah sakit itu.

Penulis: Yohanes

Manggarai RSUD Ruteng
Previous Article“Kami Terpaksa Minta Pulang karena Tidak Punya Uang Lagi untuk Bayar Rumah Sakit”
Next Article Komunitas GMM Bedah Buku “Guru Mabar Berkreasi di Tengah Badai Covid-19”

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.