Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Cara KRC Labuan Bajo Peringati Hari Sumpah Pemuda 
Regional NTT

Cara KRC Labuan Bajo Peringati Hari Sumpah Pemuda 

By Redaksi23 Oktober 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu warga saat sedang mendonorkan darahnya (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Jika banyak anak-anak komunitas motor lain menyambut Hari Sumpah Pemuda melakukan konvoi keliling kota atau hal lain, berbeda dengan Komodo Rider Community (KRC) Labuan Bajo. 

Komunitas motor yang berbasis di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat itu lebih memilih melakukan kegiatan sosial berupa aksi donor darah gratis menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober mendatang.

Kegiatan aksi donor darah ini berlangsung sehari di lantai 1 Kantor Bupati Mabar pada Kamis (22/10/2020).

Aksi sosial tersebut diinisiasi oleh PT SCM bersama Inspire dan didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) di 58 kota/kabupaten. Kegiatan juga melibatkan 492 komunitas dan 112 karang taruna.

Ketua KRC Labuan Bajo Taufik Patasun mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyongsong peringatan Hari Sumpah Pemuda. 

“Sebagai pemuda yang berenergi, KRC Labuan Bajo turut ambil andil berbakti untuk negeri dengan kegiatan ini,” ungkap Taufik kepada VoxNtt.com.

Selain itu, aksi donor darah ini merupakan bagian dari program Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur yang ikut dalam kegiatan pembuatan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Rekor MURI pertama adalah donor darah oleh komunitas terbanyak dan Rekor MURI kedua bertajuk donor darah oleh karang taruna terbanyak,” jelas Taufik.

Taufik menjelaskan, tema dalam kegiatan ini yaitu “Bakti Pemuda, Setetes Darah untuk Negeri”. Sehingga penekanannya lebih pada gerakan kemanusiaan. 

“Kegiatan ini merupakan wujud  kepedulian terhadap sesama, karena setetes darah sangat berarti bagi kehidupan,” tegasnya

Taufik mengatakan, persoalan yang sering  terjadi di Labuan Bajo saat ini yaitu sulitnya mendapatkan darah untuk pasien yang sakit dan membutuhkan darah. 

“Ada keluarga yang sakit dan butuh donor darah, sangat sulit untuk mencari pendonor. Bahkan diinformasikan lewat media sosial seperti facebook untuk mencari pendonor,” jelasnya.

Dia berharap, aksi donor darah yang telah dilakukan, kiranya memberi stok  darah bagi masyarakat yang sedang sakit dan membutuhkan darah. 

KRC ingin mengubah stigma masyarakat, bahwa komunitas motor itu selalu berkaitan dengan sifat arogansi, kasar, dan stigma negatif lainnya. 

Menurut dia, hal itu sudah melekat dan tertanam pada cara berpikir masyarakat umumnya. 

“Akan tetapi kami mau mengubah itu semua. Kami komunitas motor KRC ingin bersahabat dengan siapa saja dan intens bergerak di bidang sosial. Kami juga peduli dengan sesama,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePuluhan Sampel Swab dari Mabar Dikirim ke Kupang 
Next Article Sambut Pariwisata Super Premium, BKH Ajak Masyarakat Labuan Bajo Manfaatkan Tanah Kosong

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.