Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Sabda yang Menjelma-Antologi Puisi Yonsi Yopador
Sastra

Sabda yang Menjelma-Antologi Puisi Yonsi Yopador

By Redaksi8 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Surat Malam

 Untuk sang sang pemilik hati

Rindu itu memang berat, tatkala malam memisahkan kita di sela-sela hari yang sedang bercerita.

//

Untukku kepergianmu adalah duka yang menghapus seonggok cerita tentang harapan yang terlanjur kuselip pada diari yang kian rapu.

//

Untukmu

Meskipun kepergian itu menyakitimu dapa seutas makna, tetapi cerita lama tak akan pernah rapuh oleh bumi yang menari, mengais bersama angin yang mengamuk.

 Mikael, 19 Oktober 2020

Sabda yang Menjelma

Negeriku adalah Nazaret,

negeri sejarah selaksa makna.

Harta Allah yang telah bernazar

tentang sabda yang menjelma

yang nyata pada waktunya.

Mikael, 23 Oktober 2020

Senja

//

Jika engkau hendak pergi ke ujung hari, jangan tinggalkan gelap pada kami.

Tetapi, kirimkanlah surat rindu kami pada sang pemilik langit.

Mikael, 22 Oktober 2020

Mencari Cinta Sejati

//

Dunia semakin riuh

Menggetarkan Rahim bumi

Menelantarkan jiwa-jiwa yang tidak berdaya

Karena amukan masaa yang tak bisa dibendung.

//

Cinta sejati kemanakah Engkau pergi?

Bukankah Engkau menghauskan hati,

Dalam riuhnya jiwa-jiwa kasar

Merobek duka pada jiwa-jiwa yang tak berdaya?

//

Suara gertakmu dalam setiap hati

seakan sirnah dihempas badai

dikala bulan di musim semi

pada tanah dalam genggaman-Mu

//

Dimanakah Engkau? Dimanakah Engkau?

Dalam hening kami mencari Engkau

Meratapkan tangis tentang jiwa malang karya tangan-Mu.

Mikael, 24 Oktober 2020

*Yonsi Yopador adalah alumnus Seminari ST. Yohanes Paulus II Labuan Bajo, pernah menjadi ketua komunitas “AMPAS” Seminari Labuan Bajo. Saat ini ia bergabung dalam Komunitas ALETHEIA Ledalero.

Antologi Puisi Puisi Akhir Pekan Yonsi Yopador
Previous ArticleTentang Hari dan Waktu-Antologi Puisi Yanri Ona
Next Article Tuhan dalam Aksi Teror Berdarah-Cerpen Leo de Jesus Leto

Related Posts

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026

Pilu yang Tidak Pernah Sembuh

3 Februari 2026
Terkini

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.