Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Gunung Ile Ape Meletus, Debu Vulkanik Mulai Menyasar ke Lewoleba
NTT NEWS

Gunung Ile Ape Meletus, Debu Vulkanik Mulai Menyasar ke Lewoleba

By Redaksi29 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Serpihan batu dari letusan gunung Ile Ape ditemukan di Lewoleba, Lembata
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Debu vulkanik dari letusan gunung Ile Lewotolok di kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu 29 November 2020 sudah menyasar sampai ke Lewolewa, ibu kota kabupaten  itu.

Debu vulkanik, menurut warga Lewoleba, mulai terasa, pasalnya tiupan angin menuju ke arah barat yang mengarah ke pusat ibu kota.

“Sekarang sudah terasa bau belerang dan debu. Sangat menyengat. Kami di minta Pemda untuk tidak keluar rumah dan tetap gunakan masker” ucap Angel, salah seorang warga Lewoleba.

Akibat hujan abu, jarak pandang bagi kendaran menjadi juga sangat terganggu.

“Masyarakat diminta untuk selalu hati-hati bila sedang berada dalam perjalanan ke tempat pengungsian atau ke rumah sanak keluarga yang berada di Lewoleba,” ucap Yuni, warga Lewoleba.

Untuk diketahui, sekitar pukul 09.45 Wita debu vulkanik dan bebatuan menyembul dan menyelimuti dua Kecamatan di Kabupaten itu. Warga di dua kecamatan, Ile Ape dan Ile Ape Timur, yang berada langsung di lereng gunung Ile Lewotolok, mulai mengungsikan diri secara mandiri ke Lewoleba.

Debu disertai hujan kerikil, masih terjadi hingga saat ini di beberapa desa seperti desa Bungamuda, Lamawara, Lamagute, Amakaka, Tanjung Batu dan Waowala.

Kepala Desa Amakaka, Thomas Tiro, kapada wartawan meminta agar masyarakat setempat untuk tidak panik dan menggunakan masker serta penutup kepala untuk melindungi diri.

Pihak BPBD kabupaten Lembata, bersama TNI dan Polri setempat, melakukan evakuasi terhadap warga untuk dibawah ke tempat pengungsian yang berada di halaman rumah jabatan Bupati Lembata.

Penulis : Tarsi Salmon

Editor : Irvan K

Gunung Ile Ape Lembata
Previous ArticleVideo: Gunung Ile Ape Meletus, Tangisan Warga Pecah
Next Article Ibrahim Medah Ajak Kaum Milenial Pilih Pemimpin yang Mampu Menjadi Pelayan

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.