Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»KPK Tangkap Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo Bersama Tim Sukses Pilkada
NASIONAL

KPK Tangkap Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo Bersama Tim Sukses Pilkada

By Redaksi3 Desember 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo. (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, tim komisi antirasuah menangkap Bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Wenny Bukamo.

“Betul, hari ini jam 13.00 WIB telah dilakukan tangkap tangan Bupati Banggai Laut,” ucap Ketua KPK Firli Bahuri dikutip dari mediaindonesia.com, Kamis (3/12/2020) sore.

Wenny merupakan calon bupati petahana yang berpasangan dengan Ridaya Laode Ngkowe pada Pilkada Banggai Laut 2020. Ia ditangkap bersama sejumlah orang. Sumber detikcom menyebut, di antara sejumlah orang itu, terdapat tim suksesnya.

“Bupati ini juga sedang menjadi peserta calon kepala daerah, ada juga timses si bupati ikut diamankan,” ujar sumber tersebut.

Dari tangan mereka, KPK menyita dua kardus berisi uang berjumlah lebih dari Rp 1 miliar.

“Barang bukti yang didapat sementara 2 kardus berisi uang sejumlah lebih dari Rp 1 miliar,” ucap sumber detikcom.

Uang tersebut diduga diperoleh bupati Wenny dari sejumlah kontraktor dan digunakan untuk biaya Pilkada.

“Dugaan suap bupati meminta sejumlah uang dari para kontraktor yang digunakan untuk kepentingan kampanye pemenangan,” kata sumber itu.

Sementara Ketua KPK Firli Bahuri belum bisa membeberkan detail penangkapan dan kasus dalam operasi tersebut. Ia beralasan, tim penindakan masih bekerja di lapangan.

“Kami masih menunggu hasil kerja rekan-rekan penindakan di lapangan. Berikan waktu untuk kawan-kawan bekerja dulu. Nanti pada saatnya akan diberikan penjelasan kepada publik,” ujar Firli.

Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang ditangkap. (VoN)

KPK Nasional
Previous ArticleProyek Insinerator Senilai 5,9 Miliar Milik DLHK NTT Diduga Mangkrak
Next Article PPNI NTT Kecam Anggota DPRD Manggarai Timur

Related Posts

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026

Benny Harman: Jurnalis Berperan Jaga Hukum dan Pluralisme di Labuan Bajo

10 Februari 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.