Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Keteduhan Alam Persawahan Rato Komba Tawarkan Kesejukan Hati
HEADLINE

Keteduhan Alam Persawahan Rato Komba Tawarkan Kesejukan Hati

By Redaksi14 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sensasi keindahan sunrise di persawahan Rato Komba (Foto: Filmon Hasrin/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Keteduhan alam Rato Komba memang kerap menawarkan kesejukan hati bagi siapapun yang datang “menyantapnya”.

Cetar warna alam persawahan dalam balutan nuansa pedesaan selalu memberikan inspirasi.

Hamparan petak sawah dipadu dengan kesejukan warna hijau padi para petani memang tidak saja menawarkan agar hati Anda tenang, tetapi juga membuat para pemburu kepermaian alam betah.

Di sana bisa dijadikan spot foto selfie dengan lanskap barisan petak sawah sambil merasakan hawa alam pedesaan yang jauh dari keramaian. Apalagi padi di atas persawahan Rato Komba tampak tumbuh begitu subur.

Area persawahan ini terletak di pinggir pantai utara, tepatnya di Kampung Rato Komba, Kelurahan Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Ocika Tia Melniawati, salah satu warga yang ditemui VoxNtt.com di persawahan Rato Komba mengaku hatinya begitu lega saat mengijakan kaki di wilayah itu.

Apalagi, kata dia, alam persawahan Rato Komba kerap menawarkan udara segar. Di pagi hari pun, bisa melihat secara langsung bagaimana eksotisnya warna matahari yang keemasan menembus celah-celah pegunungan.

Di sore hari juga tidak kalah menariknya. Mata pasti dimanjakan dengan fenomena alam nan eksotis mengantar sang mentari ke sudut terbarat cakrawala.

“Saya sangat senang ketika bangun pagi karena tidak lagi mencari sunrise,” ujar Ocika.

Menurut dia, biasanya sunrise di persawahan Rato Komba muncul sekitar pukul 06.00 Wita. Sedangkan sunset sekitar pukul 17.00 Wita.

Tidak hanya Ocika yang berkesan. Pankra, seorang warga asal Mano, Kecamatan Poco Ranaka, Manggarai Timur juga mengagumkan balutan alam persawahan Rato Komba.

Di sana, Pankra bisa “menyantap” kepermaian alam nan eksotis, termasuk bertemu dengan masyarakat yang sederhana.

“Saya bisa berjumpa dengan masyarakat yang sederhana,” ungkapnya.

Menariknya, jika Anda bertandang ke tempat ini ada banyak tawaran sensansi alam yang seolah masih menunggu “santapan” wisatawan.

Pota, ibu kota Kecamatan Sambi Rampas, daerah yang dekat dengan persawahan Rato Komba, juga memiliki segudang potensi alamnya yang diselimuti cerita keindahan.

Sepanjang perjalanan dari arah Reo, ibu kota Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai menuju Pota, Anda bisa menikmati tanaman jangka pendek milik warga yang masih segar seperti kacang kadelai, bawang, dan jagung.

Selain itu, ada juga tawaran obyek pariwisata lain yang terletak di wilayah Sambi Rampas ini seperti danau Rana Tonjong, Bukit Cinta, dan Satar Cewe.

Penulis: Filmon Hasrin
Editor: Ardy Abba

Sensasi keindahan sunrise di persawahan Rato Komba (Foto: Filmon Hasrin/ Vox NTT)
Manggarai Timur Matim Nanga Baras
Previous ArticleTidak Taat Protokol Kesehatan saat Masuk Wilayah Kota Kupang Bakal Ditindak Tegas
Next Article Selain Rakitan Patung Kuda, Pemkab Ende Juga Merias Jembatan Wolowona

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026

Viral Warga Meninggal saat Rujukan, Dinas PUPR Matim Akui Akses Jalan Rusak ke Puskesmas Belum Tertangani

27 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.