Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»OPINI»EKONOMI POLITIK»Lama Menghilang, Boyamin Saiman Sebut Harun Masiku Sudah Meninggal Dunia
EKONOMI POLITIK

Lama Menghilang, Boyamin Saiman Sebut Harun Masiku Sudah Meninggal Dunia

By Redaksi19 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Harun Masiku. (Foto: Indonews.id).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

VoxNtt.com-Setelah lama menghilang dari pemberitaan media massa, Politisi PDI-P, Harun Masiku yang menjadi buron KPK dalam kasus dugaan suap pergantian antar-waktu atau PAW anggota DPR RI Periode 2019-2024 yang juga menjerat Komisioner KPU, Wahyu Setiawan dikabarkan telah meninggal dunia.

Kabar meninggalnya Masiku diungkapkan Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Maki), Boyamin Saiman saat diwawancarai Karni Ilyas dalam Chanel Youtube, Karni Ilyas Club, Sabtu (09/01/2020).

Kepada Karni, Boyamin meyakini jika buronan kasus yang menyeret sejumlah nama besar PDI-P itu telah meninggal dunia.

“Jaringan saya menyebutkan Harun Masiku sudah tidak ada atau meninggal, tanda kutipnya tidak tahu seperti apa,” ujar Boyamin.

Informasi dugaan meninggalnya Harun Masiku, kata Boyamin didapatkan dari jaringan terbaiknya. Boyamin mengaku, informannya pensiunan lembaga intelijen dan bisa mengakses informasi terkait Masiku.

“Ini berdasarkan jaringan terbaik saya. Ada beberapa pensiunan dulu di lembaga intelijen. Mereka merupakan jaringan saya, mengatakan bahwa Harun Masiku sudah meninggal,” ucapnya.

Dia juga mengaku, selama ini tidak mendapat informasi kalau Masiku masih hidup. Hal itu juga yang membuat Boyamin yakin dengan informasi bahwa Masiku telah meninggal dunia.

“Kalau bicara keyakinan kan boleh, kalau mengatakan itu sudah meninggal kan salah,” ucap Boyamin.

Sejak Masiku menghilang melalui jaringannya, Boyamin mengaku sudah berusaha maksimal untuk mencari keberadaan Masiku. Namun hasilnya nihil.

“Saya punya keyakinan karena berbagai jaringan saya sudah saya maksimalkan untuk mencari informasi tersebut (Harun Masiku), tapi mentok semua. Dan ada satu atau dua orang yang pensiunan (intelijen) itu mengatakan sudah tidak ada. Berarti saya pahami meninggal,” ujarnya.

Hingga kini, Boyamin belum mengonfirmasi informasi itu ke keluarga Masiku karena tidak tega. Melalui informasi dari jaringannya di Makassar, Ia juga mendapat informasi kalau Masiku memang sudah jarang pulang.

“Komunikasi dengan keluarganya juga tidak intens. Jadi, saya tidak tega bertemu dengan keluarganya nanti semakin sedih,” ujarnya.

Terkait penyebab kematiannya, apakah karena sakit atau dibunuh. Bonyamin mengatakan kalau Masiku tidak mempunyai riwayat penyakit berat.

“Pilihannya itu prosentase lebih banyak yang kedua (dibunuh). Saya tanya ke teman-temannya tak punya track record sakit. Rasanya belum meninggal kalau keadaannya normal,” ucap Boyamin.

Ketika Karni Ilyas bertanya, jika dibunuh, siapa pelakunya.

“Detektif saya belum mampu untuk mengatakan siapa pihak yang membunuh (Harun Masiku),” kata Boyamin.

Sumber: Kompas.com, Youtube: Karni Ilyas Club.

 

Boyamin Soiman Harun Masiku Karni Ilyas Wahyu Setiawan
Previous ArticleTidak Dilaporkan, Tiga Pegawai Bank NTT Cabang Mbay Diduga Positif Rapid Test Antigen
Next Article DPRD Belu Gelar Paripurna Terkait Berakhirnya Masa Jabatan Bupati dan Wabup

Related Posts

Bantuan Finansial Untuk Poktan di Malaka, Berkat Perjuangan Edward Tannur

10 Juli 2021

Kerap Membahas Masalah Korupsi, Duo “Geng” ILC Selalu Disebut dalam Kasus Kerangan

15 April 2021

Menguak Fakta di Balik Pertarungan “Para Bintang” di Kerangan

26 Maret 2021
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.