Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Figure»Kisah Pilot Jadi Kuli Bangunan dan Pengantar Barang karena Corona
Figure

Kisah Pilot Jadi Kuli Bangunan dan Pengantar Barang karena Corona

By Redaksi26 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pilot Patrick Pawelczak (Foto: Detikcom)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT-Dampak dari Covid 19 sangat terisi dalam berbagai sendi kehidupan. Salah satunya ekonomi. Hampir semua orang telah mengalami kesulitan selama pandemi.

Terlebih, mereka yang pekerjaannya terdampak besar karena aturan untuk tidak bepergian dan berkerumun. Pilot adalah salah satunya. Sejumlah pilot harus mengurangi jam terbang bahkan kehilangan mata pencaharian. Karena hal itu, seorang pilot bernama Patrick Pawelczak beralih profesi yang tidak pernah dibayangkannya.

Patrick Pawelczak yang biasa menerbangkan pesawat Boeing 737 harus beralih pekerjaan karena pandemi Corona. Ia pun berbagi pengalamannya dalam sebuah tulisan yang diunggah di media sosial dan jadi viral. Dalam curhatannya, pria tersebut mengaku belakangan menjalani pekerja konstruksi hingga pengantar barang.

Demikian dirilis portal berita detik. com, Selasa (26/01/2020).

Patrick bekerja untuk penerbangan Slovakia Go2Sky yang harus kehilangan pendapatan setelah virus Corona menyebar. Pria asal Spanyol tersebut pun dihadapkan dengan kenyataan bahwa istrinya kesulitan untuk membeli kehidupan hidup dan kebutuhan untuk anak. Ia lalu memutuskan kembali ke negaranya untuk menghabiskan waktu bersama dan mengurus keluarga.

Patrick Pawelczak saat menjadi pengantar baran (Foto: Detikcom)

Ia pun mengaku kesulitan sejak tahun lalu baik secara mental maupun finansial. “Ketika kamu stres dan khawatir, bahkan hal-hal kecil menjadi besar dan kamu jadi mengeluh mengenai semuanya. Aku jadi duduk di rumah menonton televisi dan aku tidak bisa bergerak, seperti banyak orang, aku tidak melakukan apa-apa,” ungkap Patrick.

Akhirnya ayah satu anak itu memutuskan untuk bergerak dan mencari pekerjaan. Patrick pun mencoba untuk bekerja konstruksi dan pengantar barang di supermarket. “Tentu saja ini pekerjaan yang berbeda tapi aku bisa menyesuaikan dengan cepat. Aku tidak pernah bekerja konstruksi seumur hidup tapi aku melakukannya dan berjalan lancar. Aku akan melakukan apapun sampai aku bisa terbang lagi dan aku sudah sangat menunggu hari itu,” katanya.

Menjadi pilot sendiri adalah sesuatu yang diimpikan dan diusahakan Patrick dengan cukup keras. Mencintai dunia aviasi, Patrick pun juga mencoba menjadi instruktur. Dan meski menemukan kesulitan karena pilihan profesinya ini, ia berharap bisa beradaptasi dan kembali terbang suatu hari.

“Ada banyak tenaga aviasi dan non-aviasi yang mengalami kesulitan besar dan harus mengambil langkah drastis. Dan postingan ini aku ditujukan untuk mereka semua, jangan menyerah. Beradaptasilah. Berjuanglah. Apresiasi,” tulisnya di LinkedIn.

Sumber: detik.com
Penulis: Long

Nasional
Previous Article64 Orang Selesai Masa Isolasi di Manggarai, Hasil Rapid Test Antigen Negatif
Next Article Cina Peringatkan, Jangan Memulai Perang Dingin Baru

Related Posts

Kuryanto, Penjual Bakso Keliling yang Menjadi “Ayah Kedua” Bagi Adik-Adiknya

11 Desember 2025

Meski Kalah dalam Politik, Jane Natalia Suryanto Tetap Mengabdi untuk Rakyat

13 November 2025

Jane Natalia Suryanto Bangkitkan Semangat Petani NTT lewat Kebun Jane

12 November 2025
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.