Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Ini Komitmen Paket Hery-Heri Usai Dilantik Jadi Bupati dan Wabup Manggarai
Pilkada

Ini Komitmen Paket Hery-Heri Usai Dilantik Jadi Bupati dan Wabup Manggarai

By Redaksi25 Februari 20213 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Herybertus G.L Nabit dan Heribertus Ngabut, Bupati dan Wakil Bupati Manggarai terpilih saat ditemui VoxNtt.com di Sotis Hotel Kupang, Kamis (25/02/2021), sehari sebelum dilantik secara resmi (Foto: Ronis Natom/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Bupati Manggarai terpilih Herybertus G.L Nabit tidak mau terburu-buru mengklasifikasi serangkaian program kerjanya bersama Heribertus Ngabut. Semisal, target 100 hari kerja pasca-dilantik secara resmi.

Hery Nabit menjelaskan, dengan bertolak pada jargon perubahan, maka ke depan paket Hery-Heri membangun Manggarai menggunakan cara yang baru dan berbeda.

“Saya kira kami sepakat karena mendukung jargon perubahan maka akan membuat sesuatu yang berbeda dan lebih maju dari lalu. Kita tidak pakai istilah 100 hari, yah supaya kita tidak terperangkap pada sesuatu yang jangka pendek, padahal ada banyak hal yang penting direncanakan untuk jangka waktu panjang,” jelas Hery Nabit saat ditemui VoxNtt.com di Sotis Hotel Kupang, Kamis (25/02/2021), sehari sebelum dilantik secara resmi.

Hery Nabit yang saat itu didampingi Wakil Bupati terpilih Heribertus Ngabut mengatakan, ada beberapa hal pokok yang menjadi tantangan di Manggarai.

Pertama, menurutnya, tantangan paling besar adalah kebersihan kota.

“Kalau kita jalan di Kota Ruteng atau di kota-kota kecamatan pasti pengamatannya sama yakni soal kebersihan,” katanya.

Kedua, soal pandemi Covid-19. Menurut dia, pekerjaan rumah (PR) besar paket Hery-Heri adalah merealisasikan instruksi refocusing delapan (8) persen dari DAU .

“Pekerjaan kami setelah dilantik adalah mengalokasikan anggaran itu,” imbuh mantan Diretur Distinasi pada Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) itu.

Ketiga, lanjut Hery Nabit, adalah soal penataan birokrasi.

“Kenapa fokus di birokrasi alasan pertama karena ada 14 bisa menjadi 17 di akhir jabatan eselon II yang kosong,” tegasnya.

Keempat, paket Hery-Heri tidak mau terjebak dalam 100 hari kerja agar ada tujuan jangka panjang.

Menurut dia, di awal dokumen perencanaan itu harus diselesaikan yakni RPJMD.

“Karena dibanding kabupaten lain itu kita agak terlambat. Kita punya komitmen supaya selesai di awal sebelum semester satu,” pungkasnya.

Hery Nabit kembali menegaskan, untuk penataan birokrasi pihaknya akan berbagi tugas dengan Wakil Bupati Heribertus Ngabut.

Tidak hanya itu, paket Hery-Heri juga akan fokus pada sektor pendidikan.

“Meski pendidikan kejuruan menjadi tanggung jawab provinsi kita juga akan ikut serta berpikir,” imbuhnya.

Kemudian, paket Hery-Heri juga akan mendesain pariwisata religi dan budaya untuk menjemput wisatawan yang datang berkunjung ke Labuan Bajo sebagai lokasi pariwisata super premium.

Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai terpilih Heribertus Ngabut mengatakan, iklim birokrasi adalah impian masyarakat di kabupaten tersebut.

Dikatakan, birokrasi yang ditunggu-tunggu adalah yang profesional. Birokrasi yang punya kualifikasi, kompetensi dan keahlian.

Menurut Heri Ngabut, menempatkan orang pada tempat yang benar adalah solusi untuk mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati.

“Birokrasi yang profesional akan mendukung kerja Bupati secara baik dan efisien. Komitmen saya dan pak Bupati adalah penguatan SDM sehingga apapun rencana kami akan berjalan dengan baik,” ujar Heri Ngabut.

Menurutnya, tantangan selama ini adalah komitmen pribadi. Jabatan itu seharusnya adalah tanggung jawab.

“Selama ini secara umum bagus hanya kalau salah urus atau salah taruh maka akan jadi soal. Istilah saya itu kanan luar ditaruh di kiri luar. Kami selalu omong di mana-mana urus orang Manggarai harus selalu mengedepankan akar budaya Manggarai,” kata mantan Kepala Kesbangpol Kabupaten Manggarai itu.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Heri Ngabut Hery Nabit Kabupaten Kupang Kabupaten Manggarai
Previous ArticleEdy-Weng dan Manajemen Tata Kelola Aset Daerah
Next Article Seorang Dokter di Boawae Dianiaya Oknum Tentara

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.