Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Areal Persawahan Oekui TTU Luluh Lantak Diterjang Banjir
Regional NTT

Areal Persawahan Oekui TTU Luluh Lantak Diterjang Banjir

By Redaksi3 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sawah di lokasi persawahan Oekui yang tertutup pasir dan batu akibat diterjang banjir saat terpantau VoxNtt.com, Jumat, 02 April 2021 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Sebagian petani yang menanam padi di areal persawahan Oekui, Desa Maurisu Utara, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU terpaksa harus menelan pil pahit tahun ini.

Pasalnya, sebagian areal persawahan yang tepat berada di pinggir kali Noemuti itu luluh lantak diterjang banjir, Kamis (01/04/2021).

Pantauan VoxNtt.com, Jumat (02/04/2021), setelah diterjang banjir pada Kamis malam, areal persawahan seluas kurang lebih 5 hektare di Oekui dipenuhi pasir dan batu.

Akibatnya, sebagian padi tertutup pasir dan batu.

Selain itu, areal persawahan Oekui
juga tampak dipenuhi bekas batang pohon dan sisa sampah lainnya.

Sementara pematang sawah lainnya yang tidak tertimbun batu dan pasir serta pohon terlihat batang padi sudah rata disapu banjir.

Saat media ini mengunjungi lokasi Oekui memang tidak turun hujan. Meski begitu, banjir di kali yang lebarnya hingga puluhan meter tersebut masih terus “mengamuk”, bahkan naik sampai setinggi dada orang dewasa.

Alfons Sanak salah satu petani pemilik lahan di lokasi persawahan Oekui kepada VoxNtt.com mengaku hujan di lokasi tersebut mulai membesar sejak Kamis sore hingga malam.

Hujan di bagian hulu kali (daerah Noemuti dan sekitarnya) lebat sejak siang hari, sehingga pada Kamis malam banjir membesar dan menerjang sawah milik Alfons.

Akibat terjangan banjir, kata dia, saat ini sawah miliknya seluas kurang lebih satu hektare tertutup timbunan pasir dan batu. Sementara areal lainnya saat ini padi sudah rata tersapu banjir.

“Ini padi sudah tanam satu bulan, ini sudah pasti gagal panen karena pasir sudah timbun semua padi ini,” tuturnya.

Terpisah, Yakobus Lake petani lainnya mengaku sawah miliknya yang tertutup pasir sebanyak 58 are.

Akibatnya padi yang baru ditanam satu bulan lalu itu dipastikan gagal panen.

Yakobus mengaku sudah mengolah sawah di Oekui sejak tahun 1980-an. Meski begitu, kejadian banjir baru terjadi tahun 2021 ini.

Sebelumnya banjir juga mengikis tanah di areal persawahan Oekui.

Ia pun berharap Pemerintah Kabupaten TTU dapat memperhatikan kondisi itu dengan membangun tembok penahan. Tembok penahan penting agar ke depannya kejadian tersebut tidak terulang lagi.

“Baru tahun ini banjir sampai begini, kalau setiap tahun begini pasti kami tidak akan berani untuk tanam di pinggir kali begini,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT TTU
Previous ArticleDari Getzemani, Menuju Kubur Kosong
Next Article Teruntukmu Stefania

Related Posts

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.