Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Dari Getzemani, Menuju Kubur Kosong
Sastra

Dari Getzemani, Menuju Kubur Kosong

By Redaksi3 April 20211 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

*Puisi

Oleh: Fritz Yofrilolis

Getzemani telah lelap, ditinggalkan

Air mata rupa darah berarak menuju Golgota

Duka luka sebab cemeti bercampur air mata wanita-wanita yang menangis

“Pedih”

***

Golgota nampak tunduk

Hening

Tiga jam tanpa mata

Tiga jam tanpa congkak

Kenisah terkoyak tepat saat bumi menjadi buta

Yusuf entah kemana, sudah meninggal atau telah meninggalkan?

Tak ada kabar saat Putra butuh salib yang lebih asri

‘Bukankah ia tukang kayu?’

‘Mengapa tak jadi tukang penggali kubur saja? Toh Anaknya tak mungkin sampai meminjam kubur kosong. Ataukah ia sendiri yang diam-diam menggali kubur kosong itu? Entahlah. Tak ada yang peduli. Ayah selalu pandai menyimpan luka.’

***

Dunia orang mati menyesalkan kedatangan yang terlambat

“Anda terlambat satu hari saja Tuhan. Seandainya tepat, kemarin mungkin tak ada penyaliban”

“Berkemas lah. Aku menjemputmu. Esok kita bergegas. Belum terlambat. Pas.” Tuhan menjawab.

“Pas kah Tuhan?”

Tuhan mengangguk.

 

Penulis adalah mahasiswa STFK Ledalero

Fritz Yofrilolis
Previous ArticlePuisi: Sepersekian Detik Sebelum Pukul Tiga
Next Article Areal Persawahan Oekui TTU Luluh Lantak Diterjang Banjir

Related Posts

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026
Terkini

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.