Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Diduga Telantarkan Korban Bencana, Gubernur Perintahkan Pol-PP Jemput Paksa Bupati Kupang
Regional NTT

Diduga Telantarkan Korban Bencana, Gubernur Perintahkan Pol-PP Jemput Paksa Bupati Kupang

By Redaksi8 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat mendatangi Kampus Unika Ruteng beberapa waktu lalu (Foto: Dok. Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat memerintahkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) NTT Cornelis Wadu untuk menjemput paksa Bupati Kupang, Korinus Masneno, Rabu (07/04/2021) malam.

Dilansir dari VictoryNews.id, Penjemputan Bupati Kupang Korinus Masneno diduga karena menelantarkan korban bencana alam di Kabupaten Kupang.

Pukul 21.18 Wita, Rabu malam, Bupati Kupang tiba di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT dikawal Kasat Pol PP NTT Cornelis Wadu.

Kasat Pol PP NTT Cornelis Wadu mengaku menjemput Bupati Kupang di kompleks rumah jabatan di Oelamasi.

Ia bersama delapan anggota menjemput paksa Bupati Kupang atas perintah Gubernur Viktor.

“Iya saya diperintahkan Gubernur NTT untuk menjemput paksa sekitar jam 8 malam tadi. Saya dengan anggota giring beliau dari Oelamasi sampai Kupang,” ungkapnya seperti dilansir dari Victorynews.id.

“Pak Bupati Sibuk ya?
Lu (Kamu) punya BPBD itu tolong aktifkan, itu pengungsi tolong diperhatikan,” tanya Gubernur Viktor.

Gubernur Viktor mengaku kecewa dengan sikap Bupati Kupang yang acuh terhadap para korban bencana.

“Layak kah ada korban bencana yang dikubur tanpa kehadiran pemerintah. Tidak layak. Saya merasa kecewa, hati saya sedih melihat masyarakat seperti ini, terus Bupati Kupang tidak kelihatan,” tegasnya.

Setelah empat hari pasabencana badai tropis seroja melanda NTT, Karo Humas dan Protokol Provinsi NTT Marianus Jelamu melaporkan data korban meninggal hingga pukul 23.00 Wita, Rabu malam, di Aula El-tari Kupang, Kamis (08/04/2021) pagi.

Dalam laporannya, Marianus mengatakan korban meninggal di Kabupaten Kupang sebanyak 5 orang.

BACA JUGA: Update Bencana Alor: 25 Korban Ditemukan Meninggal, 20 Masih Hilang

Namun tidak ada data soal jumlah warga terdampak, rumah rusak dan korban mengungsi lainnya yang disampaikan dalam laporan yang didampingi oleh Kasrem 162/Wirasakti Kupang itu.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Kabupaten Kupang Viktor Bungtilu Laiskodat
Previous ArticlePP PMKRI: Deno Kamelus Sosok Guru dan Cendekiawan
Next Article Pasar Rakyat Ranaloba Mubazir Sejak 2019

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.