Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Update Bencana Alor: 25 Korban Ditemukan Meninggal, 20 Masih Hilang
Regional NTT

Update Bencana Alor: 25 Korban Ditemukan Meninggal, 20 Masih Hilang

By Redaksi8 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu titik bencana di Alor
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merilis korban akibat badai tropis siklon Seroja di Kabupaten Alor.

Juru bicara penanganan bencana akibat badai siklon tropis Seroja NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan hingga hari ini, Kamis, 8 April 2021 sudah ditemukan sebanyak 25 korban meninggal dan 20 masih hilang, akibat terjangan badai Seroja. Badai tersebut mengakibatkan bencana banjir dan longsor di daerah itu.

“Untuk Kabupaten Alor sebanyak 25 orang meninggal dunia, 20 orang hilang/belum ditemukan, serta korban luka- luka 25 orang,” kata Marius kepada wartawan di Kupang, Kamis siang.

Tidak hanya korban jiwa kata dia, bencana alam di Kabupaten Alor mengakibatkan infrastruktur jalan, jembatan dan rumah warga rusak berat.

Marius menjelaskan, terdapat warga yang terdampak bencana sebanyak 7 kepala keluarga (KK) atau 18 jiwa.

Sedangkan rumah rusak sebanyak 360 unit, dengan kondisi sebanyak 179 unit rumah rusak berat, 179 unit rumah rusak ringan, dan 1 unit rumah rusak ringan.

“Ini merupakan data sementara yang diterima posko komando tanggap darurat bencana siklon tropis Seroja Provinsi NTT,” ujarnya.

Juru bicara penanganan bencana akibat badai siklon tropis Seroja NTT, Marius Ardu Jelamu (kiri) didampingi Kasrem 161/ Wirasakti Kupang, Kolenel Inf. Jems Andre Ratuedo saat memberikan keterangan pers, Kamis, 8 April 2021 (Foto: Ist)

Untuk penanganan menyeluruh hingga kini masih melakukan distribusi logistik pada daerah terkena bencana.

BACA JUGA: Anas Undik, Janda yang Bertahan Hidup di Tengah Gempuran Kemiskinan

TNI – Polri dan BPBD menyiapkan 6 unit helikopter untuk mengangkut distribusi logistik dan itu akan segera dilakukan.

Sementara Kasrem 161/ Wirasakti Kupang Kolenel Inf. Jems Andre Ratuedo mengatakan, untuk saat ini tim gabungan TNI -Polri di Kabupaten Alor masih melakukan pencarian para korban yang meninggal maupun yang hilang.

Ia mengatakan tadi pagi baru ditemukan satu lagi korban dan secara resmi akan dirilis sore nanti.

“Kami masih tahap pencarian korban meninggal dan yang masih tertutup longsor,” katanya.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Alor Bencana NTT Kota Kupang
Previous ArticleRumah Hancur Dihantam Angin, Keluarga di Laci Carep Terpaksa Tinggal di Dapur
Next Article Bupati Nabit Kemukakan Warisan Almarhum Deno Kamelus yang Patut Ditiru

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.