Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ikan Paus Sepanjang 8 Meter Terdampar di Pantai Aintasi TTU
Regional NTT

Ikan Paus Sepanjang 8 Meter Terdampar di Pantai Aintasi TTU

By Redaksi26 April 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga sementara mengerumuni ikan paus yang terdampar di Pantai Aintasi TTU, Sabtu, 24 April 2021 (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Ikan paus sepanjang kurang lebih 8 meter terdampar di Pantai Aintasi, Dusun Maubesi, Desa Nonotbatan, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU, Sabtu (24/04/2021).

Ikan paus yang ditemukan oleh warga di pesisir Pantai Aintasi itu diketahui sudah mati.

Data yang berhasil dihimpun VoxNtt.com, saat pertama kali ditemukan oleh warga setempat, binatang mamalia tersebut tidak langsung dievakuasi ke darat.

Hal itu lantaran warga takut gelombang di pesisir pantai yang saat itu cukup tinggi.

Kemudian warga tersebut pun menyampaikan informasi penemuan bangkai ikan paus ke warga dusun Maubesi lainnya untuk bersama-sama melakukan tindakan evakuasi.

Sehingga kemudian dengan menggunakan 4 perahu bangkai ikan tersebut langsung dievakuasi ke daratan.

Saat sudah di daratan, bangkai ikan yang diketahui penuh luka tersebut sebagian dipotong dan dibagi-bagi oleh warga.

Camat Biboki Anleu Alexander Tabesi saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Senin (26/04/2021), membenarkan adanya penemuan bangkai ikan paus tersebut.

Menurutnya, sebagian daging ikan paus dipotong dan dibagi-bagi oleh masyarakat untuk diambil minyaknya.

Ia mengaku saat ini bangkai ikan tersebut telah dievakuasi oleh tim dari Dinas Perikanan Kabupaten TTU dan Konservasi Laut untuk dikuburkan.

“Sore tadi tim dari konservasi laut bersama dinas perikanan TTU sudah evakuasi untuk penguburan (bangkai ikan paus tersebut,” jelas Camat Tabesi.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleAnggota DPRD Kota Kupang Bantah Lakukan Penganiayaan Terhadap Lurah
Next Article Kim Taolin Janji Bakal Jalankan Kepercayaan Masyarakat Malaka

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.