Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Blokir Jalan yang Dilalui Kendaraan Material Proyek PT Bumi Indah
Regional NTT

Warga Blokir Jalan yang Dilalui Kendaraan Material Proyek PT Bumi Indah

By Redaksi16 Juli 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga blokir jalan yang dilalui kendaraan proyek PT Bumi Indah di Koenunut, Desa Penfui Timur Kabupaten Kupang. (Foto: Ronis Natom).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Sejumlah Warga memblokir jalan yang dilalui kendaraan angkut material proyek milik PT Bumi Indah di Koenunut, Desa Penfui Timur.

Pemblokiran tersebut lantaran PT Bumi Indah tidak mengindahkan kesepakatan awal.

Kesepakatannya adalah saat sejumlah
kendaraan proyek yang melintas sekitar 3 kilometer di tanah putih menuju lokasi proyek di Nasipanaf wajib melakukan pengerasan.

“Jalan ini dipakai oleh PT Bumi Indah untuk kerja aspal di Nasi Panaf. Sebelum kerja kami sepakatnya mereka kerja pemadatan jalan ini,” kata Lukas Seran, warga RT 30, RW 13, dikonfirmasi VoxNtt.com, Jumat (16/07/ 2021).

Tidak hanya pengerasan, menurut Lukas, di awal PT Bumi Indah harus menyiram air di jalan yang dilalui kendaraan proyek.

“Setiap hari kerja mereka harus siram jalan yang dilintasi. Itu hanya mereka lakukan beberapa kali. Dua hari termasuk hari ini mereka tidak siram lagi. Kami mandi abu tiap hari,” ujar Lukas.

Dengan keadaan jalan pengerasan berupa tanah putih, jumlah kendaraan proyek yang lewat menyebabkan abu berterbangan hingga ke rumah warga.

Beberapa tokoh masyarakat yang juga ikut memrotes yakni Fransiskus Seran, Abraham Manek, Arnoldus Muda, Nikodemus Bouk, Kornelis Klau, Gregeorius Berek, dan Wilibrodus Nahak.

“Masalah utamanya Bumi Indah tidak siram air, bikin debu-debu di rumah warga dan jalanan,” ketus salah satu warga.

Anis Talo penanggung jawab proyek PT Bumi Indah yang dikonfirmasi VoxNtt.com secara terpisah mengatakan, Kamis kemarin pihaknya sudah melakukan penyiraman air sekali.

“Saya sewa mobil tangki air kemari. Tadi karena terlambat oto masih antre. Karena mereka sudah blokir yang sudah tidak apa-apa sudah,” ujarnya, singkat.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Boni J.

Kabupaten Kupang PT Bumi Indah warga Penfui Timur Blokir jalan
Previous Article1.107 Pasien Covid-19 di Manggarai Barat Dinyatakan Sembuh
Next Article Edi-Weng Harus Tepati Janji Kampanye tentang Pengurangan Angka Pengangguran di Mabar

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.