Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pengelolaan APBD 2020, Pemkab TTU Raih Opini WTP dari BPK RI
NTT NEWS

Pengelolaan APBD 2020, Pemkab TTU Raih Opini WTP dari BPK RI

By Redaksi22 Juli 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala BKAD TTU Bonefasius Ola Kian saat diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten TTU berhasil meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI terkait pengelolaan APBD tahun anggaran 2020.

Hasil penilaian dari BPK RI tersebut diterima Pemkab TTU secara resmi, Kamis (22/07/2021).

“Hari ini Pemerintah Kabupaten TTU menerima LHP dari BPK RI dan kita mendapatkan opini WTP,” tutur Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) TTU Bonefasius Ola Kian saat diwawancarai wartawan di kantor bupati setempat, Kamis (22/07/2021).

Bonefasius pada kesempatan itu menjelaskan, sebelum tahun 2012 pengelolaan APBD TTU terus memperoleh status disclaimer (tak dapat dinilai) oleh BPK RI.

Hingga akhirnya pada tahun 2012 Pemkab TTU pun mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
WDP tersebut diberikan BPK RI untuk beberapa akun penilaian.

Itu seperti kas, aset, investasi jangka panjang, dan beberapa lainnya.

Sehingga saat itu Pemkab TTU terus berbenah dan dalam 5 tahun terakhir tersisa 1 akun yakni aset yang menyebabkan Pemkab TTU mendapat opini WDP dari BPK RI.

“Kemudian kita undang seluruh OPD untuk bahas bersama dan berhasil menuntaskan persoalan aset itu sehingga tahun ini kita berhasil meraih opini WTP,” tuturnya.

Bonefasius pun mengimbau agar raihan opini WTP ini tidak menjadikan semua pihak di lingkup Pemkab TTU lengah.

Namun sebaliknya harus terus bekerja keras dan terus berbenah, sehingga beberapa item yang selalu menjadi temuan dari BPK RI tersebut tidak lagi mencuat. Diharapkan raihan opini WTP bisa terus dipertahankan ke depannya.

“Untuk ke depannya, hal- hal yang selama ini menjadi pengecualian harus diperhatikan sehingga tidak lagi mencuat ke permukaan karena kalau itu terjadi maka sama saja kita membuka ruang untuk WDP,” tegasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleKomitmen Plt. Bupati Lembata dalam Pemberantasan KKN Patut Diapresiasi
Next Article Fary Francis Disebut Sudah Teruji

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.